Luar Angkasa, NusantaraTop.co – Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS) kembali menjadi pusat aktivitas sains, Selasa (8/7/2025), saat kru Ekspedisi 73 dan misi Axiom Mission 4 (Ax-4) fokus pada penelitian biomedis seputar sistem kekebalan tubuh dan stimulasi otot listrik. Di tengah rutinitas mikrogravitasi, kru juga menangani perpindahan kargo dan pemeliharaan peralatan olahraga.
Komandan ISS Takuya Onishi dari Badan Antariksa Jepang (JAXA) memulai hari dengan penelitian biologi luar angkasa. Ia mengumpulkan sampel darah dan air liur, memprosesnya melalui mesin sentrifugal, dan menyimpannya dalam freezer sains serta inkubator Kubik. Tujuan dari eksperimen ini adalah memahami dampak mikrogravitasi terhadap kekebalan seluler dan stres imunologis selama misi di luar angkasa.
Sementara itu, tiga astronot NASA Jonny Kim, Nichole Ayers, dan Anne McClain menangani berbagai pemeliharaan laboratorium orbit dan aktivitas pendukung kru. Kim fokus pada sistem pipa di modul Tranquility, sementara Ayers memeriksa kabel daya dan menyimpan mikroskop di modul Destiny. McClain menjalani tes kognitif dan turut membantu kru Ax-4 dalam jadwal penelitian mereka.
Kru Axiom Mission 4 yang terdiri dari Peggy Whitson, Shubhanshu Shukla, Sławosz Uznański-Wiśniewski, dan Tibor Kapu juga sibuk melanjutkan berbagai eksperimen. Mereka menyelidiki stimulasi otot listrik untuk mendukung latihan fisik dan mencegah atrofi otot di lingkungan tanpa gravitasi. Penelitian lainnya mencakup bahan pakaian antariksa yang nyaman untuk olahraga, kesehatan mental kru, hingga pertanian luar angkasa.
Sementara itu, dari sisi Roscosmos (Rusia), insinyur penerbangan Sergey Ryzhikov dan Alexey Zubritskiy bekerja sama memperbaiki treadmill di modul layanan Zvezda. Treadmill ini merupakan satu dari dua alat latihan utama di ISS, bersama COLBERT yang berada di modul Tranquility. Kirill Peskov, insinyur lainnya, menganalisis sampel biologis dan melakukan servis pada perangkat video, serta memindahkan air dan membongkar kargo dari pesawat Progress 92 yang baru tiba.
Aktivitas padat di luar angkasa ini menandai komitmen berkelanjutan terhadap kemajuan ilmu pengetahuan, kesehatan astronot, dan eksplorasi manusia ke luar orbit Bumi.(red/Nasa)












