Medan, NusantaraTop.co – Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution menyiapkan program beasiswa bagi atlet muda berprestasi di Sumut. Menurutnya, pemberian bonus saja belum cukup untuk mengapresiasi kerja keras para atlet.
Selama ini, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut telah memberikan bonus kepada atlet berprestasi. Namun, belum ada penghargaan berupa beasiswa pendidikan. Bobby menilai hal ini penting, karena banyak atlet muda yang masih menempuh pendidikan kerap harus mengorbankan waktu akademik demi latihan dan pertandingan.
“Jangan bonusnya dari Dispora saja, tetapi juga beasiswa. Adek-adek ini mau melanjutkan kuliah di mana, boleh dirancang untuk atlet yang dapat medali,” ujar Bobby Nasution saat Pelepasan Kontingen Pekan Olahraga Pelajar Nasional (Popnas) XVII dan Pekan Paralimpik Pelajar Nasional (Peparpenas) XI, di Aula Raja Inal Siregar, Kantor Gubernur Sumut, Jalan Diponegoro No. 30 Medan, Kamis (30/10).
Sumut Kirim 293 Atlet ke Popnas dan Peparpenas 2025
Dalam ajang Popnas XVII yang akan berlangsung 1–10 November 2025 di Jakarta, Sumut mengirimkan 249 orang, terdiri dari 177 atlet, 36 pelatih, 16 ofisial, 6 tenaga kesehatan, dan 14 pendamping. Kontingen Sumut akan berlaga pada 17 cabang olahraga dari total 23 cabor yang dipertandingkan.
Sementara pada Peparpenas XI yang juga digelar di Jakarta pada 1–9 November 2025, Sumut mengirimkan 44 orang, terdiri dari 21 atlet, 6 pelatih, 5 ofisial, 2 tenaga kesehatan, dan 7 pendamping. Mereka akan berkompetisi pada 3 cabang olahraga.
Targetkan Prestasi Lebih Baik dari Tahun Sebelumnya
Bobby Nasution menegaskan bahwa Pemprov Sumut telah menyiapkan bonus bagi atlet dan pelatih yang meraih medali. Ia menargetkan capaian yang lebih tinggi dari tahun-tahun sebelumnya.
“Saya pastikan atlet dan pelatih yang berangkat, kalau bisa diambil semua medalinya, bonusnya kami siapkan. Tahun 2019 posisi 11, 2023 posisi 10 untuk Popnas, dan Peparpenas 2023 posisi 7. Kalau bisa ambil semua medalinya, bonus menanti di tahun 2026,” katanya optimistis.
Ajang Ukur Potensi Menuju PON dan Peparnas 2028
Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Sumut, Mahfullah Pratama Daulay, menyebut ajang Popnas dan Peparpenas ini menjadi tolok ukur pembinaan atlet muda di Sumut.
“Kompetisi ini menjadi potret atlet pelajar kita. Hasilnya akan menjadi acuan untuk pembinaan menuju PON dan Peparnas 2028,” jelas Mahfullah.
Acara pelepasan kontingen turut dihadiri Ketua KONI Sumut Hatunggal Siregar, Kadis Pendidikan Sumut Alexander Sinulingga, Kadis Kominfo Sumut Erwin Hotmansah Harahap, jajaran National Paralympic Committee (NPC) Sumut, serta sejumlah pengurus cabang olahraga (cabor).
Editor : Redaksi NusantaraTop.co












