Medan, NusantaraTop.co — Pemerintah Kota Medan, Sumatera Utara, menginstruksikan seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) hingga tingkat kecamatan untuk mempercepat normalisasi drainase sebagai langkah preventif mengatasi banjir yang sering dikeluhkan warga.
Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Waas, menegaskan bahwa kolaborasi antara kelurahan, kecamatan, dan Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga dan Bina Konstruksi menjadi kunci penting dalam menekan potensi banjir di berbagai titik rawan.
“Jangan menunggu banjir baru bertindak. Semua harus bergerak cepat dan terkoordinasi,” tegasnya di Medan, Senin.
Normalisasi Sudah Capai 64 Kilometer
Rico mengungkapkan sejak Februari hingga September 2025, Pemkot Medan telah menormalisasi 64.426,3 meter drainase yang tersebar di 21 kecamatan. Meski tidak membeberkan target akhir tahun, ia memastikan bahwa program ini akan terus digencarkan.
Ia menegaskan bahwa penanganan banjir menjadi program prioritas karena berdampak langsung pada aktivitas dan kenyamanan masyarakat.
Wali Kota juga mengimbau masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungan, terutama dengan tidak membuang sampah sembarangan yang dapat menyumbat saluran air.
“Upaya pemerintah tidak akan maksimal tanpa dukungan masyarakat,” ujarnya.
Selain normalisasi drainase, Pemkot Medan juga meningkatkan koordinasi dengan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Sumatera II untuk mempercepat penyelesaian persoalan banjir, terutama pada alur sungai dan kawasan yang menjadi kewenangan pusat.
“Kondisi saat ini sudah urgent dan harus segera diambil tindakan. Pemkot Medan dan BBWS Sumatera II bekerja sama untuk kepentingan masyarakat,” kata Rico.












