KesehatanMancanegaraNewsTeknologi & Digital

Tren Gadget Kesehatan Berbasis AI Menjanjikan, Pakar Ingatkan Risiko Privasi

×

Tren Gadget Kesehatan Berbasis AI Menjanjikan, Pakar Ingatkan Risiko Privasi

Sebarkan artikel ini
NusantaraTop.co (Ist)

NusantaraTop.co – Perkembangan gadget kesehatan yang dipamerkan dalam ajang Consumer Electronics Show (CES) menunjukkan potensi besar dalam meningkatkan hasil layanan kesehatan. Salah satu tren paling menonjol adalah semakin luasnya penggunaan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) dalam berbagai perangkat kesehatan digital.

Beragam gadget terbaru diklaim mampu membantu pemantauan kondisi tubuh, deteksi dini penyakit, hingga mendukung pengambilan keputusan medis. AI kini tidak hanya digunakan di balik layar untuk menganalisis data, tetapi juga berinteraksi langsung dengan pengguna melalui aplikasi kesehatan digital.

Namun demikian, para ahli teknologi dan kesehatan mengingatkan adanya sejumlah tantangan serius, terutama terkait perlindungan data pribadi, akurasi, dan efektivitas perangkat tersebut. Pengumpulan data kesehatan dinilai sangat sensitif dan berisiko apabila tidak dikelola dengan sistem keamanan yang kuat.

“Setiap sistem yang mengumpulkan informasi pribadi harus dipertanyakan, ke mana data itu dikirim dan bagaimana penggunaannya. Dalam sektor kesehatan, hal ini menjadi sangat krusial karena menyangkut informasi yang sangat sensitif,” ujar seorang pakar kesehatan digital.

Selain persoalan privasi, para ahli juga menyoroti minimnya regulasi terhadap produk-produk gadget kesehatan berbasis AI. Meski dinilai bermanfaat, terutama di wilayah yang memiliki keterbatasan akses tenaga medis, perangkat tersebut belum sepenuhnya dapat menggantikan peran dokter.

Tangkapan Layar Video AP News

Para pakar sepakat bahwa penggunaan AI di sektor kesehatan mengalami peningkatan yang sangat pesat. Teknologi ini kini tertanam di hampir setiap aplikasi kesehatan, baik untuk mendukung fungsi backend seperti analisis konteks data, maupun digunakan langsung oleh pengguna.

“Kita melihat proliferasi AI di hampir seluruh aspek kesehatan digital,” kata seorang ahli teknologi kesehatan.

Sejumlah pakar kesehatan menilai kehadiran AI membawa dampak positif dan mampu mengisi kekosongan layanan kesehatan. Meski demikian, mereka menegaskan masih diperlukan upaya lebih lanjut untuk meningkatkan keandalan, validasi klinis, serta regulasi agar teknologi ini benar-benar aman dan efektif digunakan secara luas.(red)

Sumber : Video AP News

Editor : Pahotan M Hutagalung

Penulis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Verified by MonsterInsights