Medan, NusantaraTop.co – Polrestabes Medan kembali melaksanakan Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) berupa Grebek Sarang Narkoba (GSN) di kawasan Jermal, Rabu (14/1/2026) malam sekitar pukul 21.30 WIB.
Operasi besar tersebut dipimpin langsung Kapolrestabes Medan Kombes Pol Dr. Jean Calvijn Simanjuntak, S.I.K., M.H., didampingi Karo Ops Polda Sumut Kombes Pol Dwi Tunggal Jaladri, S.I.K., S.H., M.Hum., serta Dansat Brimob Polda Sumut Kombes Pol Rantau Isnur Eka, S.I.K., M.M., M.H.
Sebelum bergerak ke lokasi sasaran, seluruh personel gabungan terlebih dahulu melaksanakan apel di Mapolrestabes Medan. Kekuatan pengamanan terdiri dari personel Polrestabes Medan, Dit Samapta Polda Sumut, Sat Brimob Polda Sumut, BNN Provinsi Sumatera Utara, Kodim 0201/Medan, serta Denpom 1/5 Medan.
Dalam pelaksanaannya, operasi dibagi menjadi dua tim. Tim pertama dipimpin Kasat Narkoba Polrestabes Medan Kompol Rafly Yusuf Nugraha dengan sasaran kawasan Jermal XV. Sementara tim kedua dipimpin Kasat Reskrim Polrestabes Medan AKBP Bayu Putro Wijayanto dengan sasaran wilayah Keramat Ujung.
Setibanya di lokasi, petugas kembali menemukan sejumlah barak narkoba yang sebelumnya telah dibongkar dan dibakar. Namun, barak-barak tersebut diketahui dibangun kembali secara diam-diam oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab.
Menindaklanjuti temuan itu, aparat bergerak cepat membongkar dan memusnahkan seluruh barak narkoba hingga rata dengan tanah, sekaligus memastikan lokasi benar-benar steril dari aktivitas penyalahgunaan dan peredaran narkotika.
“Ini membuktikan bahwa para pelaku terus berupaya mencari celah untuk menghidupkan kembali aktivitas ilegalnya. Padahal lokasi tersebut selama ini dikenal sebagai tempat transaksi dan penyalahgunaan narkotika,” ujar Kapolrestabes Medan Kombes Pol Jean Calvijn Simanjuntak di sela kegiatan.
Dalam operasi tersebut, petugas mengamankan sebanyak 41 orang yang diduga terlibat dalam aktivitas narkoba untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.
Kapolrestabes Medan menegaskan bahwa tindakan tegas ini merupakan bagian dari misi kemanusiaan untuk menyelamatkan generasi bangsa dari bahaya narkotika.
“Malam ini adalah tindakan kemanusiaan yang kedelapan. Ini adalah misi kemanusiaan untuk menyelamatkan anak bangsa dan generasi bangsa. Tidak ada ruang dan tidak ada gerak bagi sindikat kartel narkoba dan perjudian,” tegasnya. (Tim)












