Medan, NusantaraTop.co – Tim Search and Rescue (SAR) Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Medan akhirnya menemukan Muhammad Riski (16), remaja yang hanyut di Sungai Belawan, Kelurahan Tanjung Selamat, Kecamatan Medan Tuntungan.
Korban ditemukan pada Rabu (15/4/2026) pagi sekira pukul 07.50 WIB dalam kondisi telah meninggal dunia. Jenazah Riski ditemukan mengambang di bawah jembatan, sekitar satu kilometer dari lokasi awal dilaporkan hilang.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Medan, Hery Marantika, mengatakan penemuan korban merupakan hasil pencarian pada hari ketiga sejak dilaporkan hilang.
“Korban ditemukan dalam keadaan meninggal dunia, berjarak kurang lebih satu kilometer dari lokasi awal kejadian. Korban ditemukan mengapung di bawah jembatan,” ujarnya.
Ia menjelaskan, peristiwa nahas tersebut bermula pada Senin (13/4/2026) saat korban bersama rekan-rekannya mandi di Sungai Belawan. Ketika mencoba menyeberang sungai, korban diduga terbawa arus deras hingga akhirnya hilang.
Warga sekitar bersama teman-teman korban sempat melakukan pencarian, namun tidak membuahkan hasil. Pemerintah setempat kemudian menghubungi tim SAR untuk melakukan pencarian lebih lanjut.
Setelah ditemukan dan dievakuasi, jenazah korban langsung diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan.
Operasi pencarian yang melibatkan berbagai unsur, seperti Polsek Sunggal, BPBD Kota Medan, pihak kelurahan, masyarakat, serta keluarga korban, resmi ditutup setelah korban berhasil ditemukan.
Peristiwa ini menjadi pengingat bagi masyarakat untuk lebih berhati-hati saat beraktivitas di sungai, terutama di tengah kondisi arus yang tidak menentu.(red)












