NasionalPolitik

Ade Armando Mundur dari PSI Usai Dilaporkan 40 Ormas Islam, Strategi Politik atau Pengorbanan?

×

Ade Armando Mundur dari PSI Usai Dilaporkan 40 Ormas Islam, Strategi Politik atau Pengorbanan?

Sebarkan artikel ini
Ketua Harian DPP Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Ahmad Ali, menyampaikan pihaknya telah berdiskusi panjang dengan Ade Armando sebelum menerima pengunduran dirinya sebagai kader PSI. (Foto dok. PSI)

Jakarta, NusantaraTop.co – Kejutan besar mengguncang internal Partai Solidaritas Indonesia (PSI). Kader vokal sekaligus pegiat media sosial, Ade Armando, resmi mengumumkan pengunduran dirinya dari partai berlambang gajah tersebut.

Keputusan itu diumumkan Ade Armando dalam konferensi pers di Kantor DPP PSI, Jakarta, Selasa (5/5/2026), tak lama setelah dirinya dilaporkan oleh aliansi 40 organisasi kemasyarakatan (ormas) Islam ke Bareskrim Polri.

Laporan tersebut berkaitan dengan pernyataannya di media sosial yang dinilai memprovokasi terkait polemik ceramah Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI, Jusuf Kalla.

“Melalui konferensi pers ini saya menyatakan mengundurkan diri dari PSI. Tidak ada konflik di antara saya dengan PSI, tapi saya mundur menurut saya demi kebaikan bersama,” ujar Ade Armando.

Pilih Mundur Demi Lindungi Partai

Ade Armando diketahui bergabung dengan PSI sejak 11 April 2023. Selama menjadi kader PSI, dirinya kerap menjadi sorotan publik karena sejumlah pernyataan kontroversial di media sosial.

Ia mengaku memilih mundur agar persoalan hukum maupun polemik yang menyeret namanya tidak berdampak terhadap partai.

“Misalnya saja saya sengaja menghasut, memprovokasi atau bahkan ada tuduhan saya berfitnah Pak JK dan seterusnya. Buat saya tidak ada satupun dari pelaporan tersebut yang bisa saya terima,” katanya.

Ade juga menegaskan dirinya tidak memiliki konflik internal dengan PSI dan keputusan tersebut murni demi kepentingan bersama.

PSI Khawatir Seret Nama Jokowi

Ketua Harian DPP PSI, Ahmad Ali, mengungkapkan bahwa keputusan Ade Armando mundur telah melalui diskusi panjang bersama internal partai.

Menurut Ahmad Ali, serangan publik terhadap Ade dikhawatirkan akan meluas dan menyeret nama tokoh-tokoh besar yang dekat dengan PSI, termasuk Presiden ke-7 RI, Joko Widodo.

Kedekatan PSI dengan Jokowi dinilai tidak terlepas dari posisi Kaesang Pangarep sebagai Ketua Umum PSI.

“Kalau secara personal mungkin Pak Ade tetap biasa menghadapi itu. Tapi ini bisa meluas ke partai, bahkan nanti bisa terhubung juga ke Pak Jokowi,” kata Ahmad Ali.

Pengamat Sebut PSI Sedang Reposisi Politik

Direktur Eksekutif Aljabar Strategic, Arifki Chaniago, menilai langkah mundurnya Ade Armando menunjukkan PSI tengah melakukan reposisi politik untuk memperbaiki citra partai.

Menurutnya, PSI saat ini mencoba keluar dari kesan sebagai partai yang kerap memicu kontroversi dan memilih tampil lebih moderat demi mengamankan basis suara.

“Iya, PSI sepertinya lebih memilih jalur aman atau moderat,” ujarnya.

Ia menilai jika PSI terus membawa beban kontroversi Ade Armando, hal itu berpotensi menjadi kerugian elektoral di sejumlah kantong suara.

Namun pandangan berbeda disampaikan pengamat komunikasi politik dari Universitas Esa Unggul, M Jamiluddin Ritonga.

Menurutnya, mundurnya Ade Armando diduga merupakan bagian dari strategi politik untuk meredam kritik publik terhadap PSI.

“Mundurnya Ade Armando dari PSI tampaknya bagian dari strategi politik. Jadi mundurnya Ade Armando tampaknya kesepakatan antara dirinya dengan internal PSI,” katanya.

Meski demikian, Jamiluddin menilai langkah tersebut belum tentu efektif memperbaiki citra PSI secara instan. Ia menilai kritik terhadap PSI tidak hanya datang dari kasus Ade Armando, tetapi juga persoalan lain termasuk kepemimpinan Kaesang Pangarep.

“Kaesang dinilai bukan sosok yang pas menjadi Ketua Umum PSI. Bahkan dinilai belum cukup kapasitasnya,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan bahwa pengunduran diri Ade Armando justru bisa dianggap publik sebagai upaya pengalihan isu untuk mengurangi kritik terhadap partai.

(red)

Penulis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Verified by MonsterInsights