News

Dubare Elephant Camp Ditutup Usai Turis dan Gajah Tewas

×

Dubare Elephant Camp Ditutup Usai Turis dan Gajah Tewas

Sebarkan artikel ini
Gajah di India yang Terlibat Bentrokan hingga memakan korban jiwa terhadap seorang turis wanita (Foto : Tangkapan Layar Video Media Sosial)

India, NusantaraTop.co – Rangkaian peristiwa tragis terjadi di Dubare Elephant Camp setelah seorang wisatawan perempuan tewas akibat bentrokan dua gajah, yang kemudian disusul kematian salah satu gajah yang terlibat dalam insiden tersebut.

Akibat kejadian itu, pihak berwenang menutup sementara kawasan wisata Dubare Elephant Camp di dekat Kushalnagar hingga batas waktu yang belum ditentukan.

Korban diketahui bernama Jyunesh, perempuan berusia 33 tahun asal Chennai. Ia datang bersama keluarganya ke Kodagu untuk menikmati liburan akhir pekan dan mengunjungi lokasi wisata terkenal yang menawarkan atraksi pemandian gajah di Sungai Cauvery.

Menurut informasi awal, sejumlah gajah sedang dimandikan di sungai ketika tiba-tiba terjadi perkelahian antara dua gajah bernama Kanjan dan Marthanda.

Turis Wanita yang menjadi Korban ist

Petugas menyebut Kanjan diduga menyerang Marthanda saat sesi pemandian berlangsung, sehingga memicu kepanikan di kalangan wisatawan yang berada di tepi sungai.

Di tengah situasi kacau tersebut, salah satu gajah kehilangan keseimbangan dan jatuh menimpa Jyunesh. Korban mengalami luka parah setelah tertindih tubuh gajah dan meninggal dunia di lokasi kejadian.

Ratusan pengunjung yang menyaksikan insiden itu panik dan berlarian menyelamatkan diri, sementara petugas kehutanan berusaha mengendalikan kedua gajah.

Baca Juga : Turis Wanita Tewas Terinjak Gajah Saat Menonton Atraksi Pemandian Gajah

Gajah Marthanda Mati Setelah Dirawat

Usai kejadian, pihak kehutanan dan kepolisian langsung melakukan pemeriksaan di lokasi serta mengevaluasi sistem keamanan dan pengaturan pengunjung di area wisata tersebut.

Sementara itu, gajah Marthanda yang mengalami luka serius akibat bentrokan sempat menjalani perawatan intensif di dalam kamp.

Petugas menyebut Marthanda mengalami luka dalam di bagian perut, telinga, dan beberapa bagian tubuh lainnya setelah diserang.

Tim dokter hewan yang dipimpin Dr. Mujib memberikan penanganan medis, sedangkan gajah Kanjan dipisahkan dari gajah lain sebagai langkah pengamanan.

Namun, meski telah mendapatkan perawatan, Marthanda akhirnya mati akibat luka-luka yang dideritanya.

Keterangan foto Seorang pawang gajah tampak menangis di samping bangkai gajahnya yang mati dalam suasana duka di lokasi kejadian di Dubare Elephant Camp India

Mahout Menangis di Samping Bangkai Gajah

Peristiwa ini semakin menyentuh perhatian publik setelah beredar video seorang mahout atau pawang gajah menangis di samping tubuh Marthanda.

Saksi mata menyebut sang mahout tampak terpukul dan terus berada di dekat gajah yang telah dirawatnya selama bertahun-tahun.

Momen emosional tersebut viral di media sosial dan memicu simpati banyak orang yang ikut berduka atas kematian gajah tersebut.

Di tengah suasana duka, keluarga korban juga mendapat apresiasi karena memutuskan mendonorkan mata Jyunesh sebagai aksi kemanusiaan.

Jenazah korban telah dipulangkan ke Chennai, sementara pihak berwenang masih menyelidiki insiden tersebut dan mengevaluasi standar keselamatan pengunjung di Dubare Elephant Camp.(red)

Sumber X :@HateDetectors

Penulis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Verified by MonsterInsights