Texas, NusantaraTop.co – Sebuah jet bisnis Cessna Citation Latitude milik perusahaan penerbangan NetJets jatuh di Jalan Raya Loop 20, Kota Laredo, Texas, Amerika Serikat, pada Selasa (16/6/2026) malam waktu setempat.
Pesawat yang membawa enam orang tersebut dilaporkan mengalami kecelakaan sesaat sebelum mendarat di Bandara Internasional Laredo. Insiden terjadi sekitar pukul 22.00 waktu setempat dan mengakibatkan satu orang meninggal dunia.
Menurut laporan Associated Press, hingga kini pihak berwenang masih menyelidiki apakah korban tewas merupakan penumpang pesawat atau seseorang yang berada di darat saat kecelakaan terjadi.
Pesawat nahas itu jatuh dan berhenti dalam posisi miring di sisi pembatas jalan raya. Bagian ekor pesawat dilaporkan terlepas dari badan utama akibat benturan keras saat menghantam permukaan jalan.
Rekaman video dari lokasi kejadian memperlihatkan warga dan petugas penyelamat berlarian menuju bangkai pesawat untuk mengevakuasi para korban. Beberapa orang bahkan memecahkan kaca kokpit guna menyelamatkan penumpang yang terjebak di dalam kabin.
Api sempat muncul dari badan pesawat setelah kecelakaan, namun berhasil dipadamkan dengan cepat oleh tim pemadam kebakaran yang tiba di lokasi.
Data pelacakan penerbangan menunjukkan pesawat dengan registrasi N523QS tersebut merupakan armada NetJets yang sebelumnya terbang dari Bandara Internasional Los Cabos, Meksiko, sekitar pukul 18.19 waktu setempat menuju Laredo.
Pihak NetJets telah mengonfirmasi bahwa pesawat tersebut merupakan bagian dari armadanya dan menyatakan sedang bekerja sama dengan otoritas terkait dalam proses penyelidikan.
Selain korban jiwa, lima anggota kepolisian yang terlibat dalam proses penyelamatan dilaporkan harus mendapatkan perawatan medis akibat menghirup asap saat berada di lokasi kecelakaan.
Sementara itu, tidak ada laporan langsung mengenai korban luka dari pengendara kendaraan yang melintas di Jalan Loop 20 saat insiden terjadi.
Akibat kecelakaan tersebut, akses Loop 20 ditutup dari kedua arah untuk memudahkan proses evakuasi dan penyelidikan.
Hingga saat ini, penyebab pasti jatuhnya pesawat belum diketahui. National Transportation Safety Board (NTSB) diperkirakan akan memimpin investigasi guna mengungkap faktor yang menyebabkan kecelakaan tersebut.(red/reuters)












