Percut Sei Tuan, NusantaraTop.co — Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sumatera Utara resmi membuka Pelatihan Pelatih Fisik Level Nasional Tahun 2025 yang digelar di Gedung Kantor KONI Sumut, Jalan Williem Iskandar PS V No.09, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang.
Pelatihan ini berlangsung selama tiga hari, mulai Minggu (21/12/2025) hingga Selasa (23/12/2025), dan diikuti oleh 60 pelatih fisik dari berbagai cabang olahraga (cabor) se-Sumatera Utara.
Guru Besar Fakultas Ilmu Keolahragaan dan Kesehatan Universitas Negeri Yogyakarta, Prof. Dr. Ria Lumintuarso, yang hadir secara daring melalui Zoom Meeting, menegaskan pentingnya peran pelatih fisik dalam peningkatan prestasi olahraga nasional.
“Indonesia berhasil meraih peringkat II SEA Games Thailand 2025. Itu tidak lepas dari peran pelatih fisik. Saat pertandingan, banyak pelatih fisik yang terlibat langsung. Saat ini sudah ada sekitar 10.000 pelatih fisik level nasional, dan ini juga menjadi bekal penting menuju PON 2028,” ujarnya.
Ia berharap pelatihan ini mampu melahirkan pelatih nasional yang kompeten dan mampu membentuk atlet berprestasi secara berkelanjutan.
Sementara itu, Ketua Umum KONI Sumut Kol (Purn) Hatunggal Siregar tidak dapat hadir secara langsung karena masih dalam perjalanan pulang dari SEA Games 2025 di Bangkok, Thailand.
Pembukaan kegiatan dilakukan oleh Wakil Ketua Umum KONI Sumut, Bambang Kencono Wahono.
Dalam sambutannya, Bambang menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat serta para peserta pelatihan.
“Alhamdulillah, hari ini kita masih diberi kesehatan dan kesempatan untuk berkumpul di kantor KONI Sumut dalam rangka pelatihan pelatih fisik level nasional tahun 2025. Ini merupakan program pembinaan yang sangat penting bagi peningkatan prestasi olahraga Sumatera Utara ke depan,” katanya.

Ia juga menekankan bahwa pelatihan ini harus benar-benar dimanfaatkan oleh para pelatih dari seluruh cabor agar ilmu yang diperoleh dapat diaplikasikan kepada atlet masing-masing.
“Kami berharap materi yang diberikan dapat diserap dengan baik dan diterapkan kepada atlet-atlet kita demi meningkatkan prestasi olahraga Sumatera Utara ke depan,” tambahnya.
Sebagai narasumber utama, Dekan Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Medan (UNIMED), Prof. Dr. Imran Akhmad, menekankan pentingnya transformasi dalam pembinaan olahraga.
“Transformasi cabang olahraga itu kuncinya ada pada pelatih. Pelatih harus menjadi pembelajar yang tangguh, jangan cepat merasa puas, serta mampu mengintegrasikan teknologi dalam latihan,” tegasnya.
Ia juga menyoroti pentingnya standar kondisi fisik atlet.
“Jangan bicara juara jika nilai CC atlet masih 47. Standar CC harus ditingkatkan hingga minimal 56 CC agar atlet benar-benar siap berprestasi,” ujarnya.
Pelatihan ini diharapkan menjadi langkah strategis KONI Sumut dalam menyiapkan pelatih fisik berkualitas guna mendukung prestasi atlet Sumatera Utara di tingkat nasional maupun internasional.(Red)
Laporan & Editor : Pahotan M Hutagalung












