Medan, Nusantaratop.co – Di balik sosok mungil Alma Fatiha Ghassani, tersimpan talenta besar dalam dunia catur. Di usianya yang baru menginjak 11 tahun, siswi Nakamura School, Kota Medan, Sumatera Utara ini telah mengukir sejumlah prestasi membanggakan di berbagai kejuaraan catur tingkat kota, di Sumatera Utara (Sumut).
Kecintaan Alma terhadap catur bermula secara tidak sengaja saat duduk di bangku kelas 3 SD. Sekolahnya mengadakan ajang Chess Competition Hardiknas Nakamura School 2024, dan Alma yang baru mengenal permainan strategi ini justru berhasil menyabet gelar juara. Sejak saat itu, catur menjadi bagian dari hidupnya.
“Saya lihat Alma punya minat dan cepat tangkap. Setelah menang lomba, kakeknya langsung rutin melatih Alma bermain catur di rumah,” ujar sang ibu, Dina Rilan Nita Siregar.
Dukungan penuh datang dari keluarga. Tidak hanya sang ibu dan ayah, sang kakek juga menjadi pendorong semangat Alma. Mereka mendaftarkannya ke berbagai klub dan pelatihan catur. Salah satu pelatih pertamanya adalah FM (FIDE Master) Arif Saragih yang memperkenalkan Alma pada strategi pembukaan dan penyelesaian akhir (endgame). Dalam waktu kurang dari sebulan, Alma sudah mampu meraih juara 3 di sekolahnya.

Saat ini, Alma melanjutkan pelatihan di Sekolah Catur Pion Sakti Percasi Sumatera Utara bersama pelatih Ir. Agustinus Sialagan, WN, PN. Latihannya dilakukan di Kantor Sekretariat Percasi di Jln. Restu No. 186, Kota Medan.
Baca Juga : Percasi Medan Umumkan Juara Turnamen Catur Junior, Kinerja Berikut : Ini Kata Ketua Immanuel!
Baca Juga : Turnamen Catur Bupati Cup Digelar di Tapanuli Utara, Ajang Seleksi Menuju Kejurda Sumut
Baca Juga : Freestyle Friday Catur 960: Tiga Pemain Imbang di Puncak, Denis Lazavik Menang Lewat Tiebreak
Berbagai gelar telah Alma raih, di antaranya:
- Juara I Chess Competition Hardiknas Nakamura School 2024
- Juara II Open Turnamen Catur Junior Percasi Kota Medan 2025
- Juara II Open Turnamen Catur Beregu Medan 2025
- Best Under 12 di International Open – Jafaruddin Harahap Cup XI Tahun 2025
- Perwakilan Kejurnas Catur Junior 2024 (Kelompok Usia 10) mewakili Sumut di Depok
Tak hanya piawai di atas papan catur, Alma juga memiliki ketertarikan pada pelajaran matematika. “Dalam catur, aku suka hitung-hitungan langkah. Harus akurat. Kalau salah satu langkah saja, bisa kalah,” ucap Alma dengan semangat.
Prestasi Alma pun mendapat perhatian publik. Ia tampil sebagai tokoh muda inspiratif dalam rubrik Sahabat Berprestasi di Koran Analisa edisi Minggu, 15 Juni 2025.

Konsistensi, kerja keras, dan dukungan keluarga membuat Alma Fatiha Ghassani layak disebut sebagai salah satu bibit unggul atlet catur Indonesia. Medan patut berbangga memiliki talenta muda secerdas dan sehebat Alma—calon master catur masa depan.(red)
Editor : Pahotan M Ht Galung












