Tapteng, NusantaraTop.co – Kepedulian anak rantau asal Poriaha kembali mengalir untuk membantu warga terdampak bencana banjir dan longsor di Kecamatan Tapian Nauli, Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng). Bantuan tersebut disalurkan langsung ke Desa Aloban dan Desa Bair, dua wilayah yang menjadi lokasi terdampak paling parah.
Bantuan berupa sembako, peralatan mandi, dan pakaian layak pakai itu merupakan hasil donasi para perantau dari berbagai daerah. “Bantuan ini merupakan donasi dari anak-anak rantau asal Poriaha Kecamatan Tapian Nauli, Tapanuli Tengah,” kata Marius Hutagalung, koordinator penggalangan dana yang sekaligus mengawal penyaluran bantuan, Senin (8/12/2025).
Menurut Marius, penyaluran bantuan harus ditempuh dengan perjuangan yang cukup berat mengingat akses menuju lokasi masih sangat terbatas akibat kerusakan parah. “Kami tetap berusaha sampai ke lokasi agar bantuan bisa langsung diterima masyarakat,” ujarnya.
Warga Ucapkan Terima Kasih
Masyarakat Desa Aloban dan Desa Bair menyampaikan terima kasih yang mendalam kepada seluruh anak rantau yang peduli dengan kondisi kampung halaman, khususnya kepada keluarga Ompung Lukita Hutagalung yang menjadi motor penggerak utama.
Penggalangan dan koordinasi donasi melibatkan sejumlah tokoh perantau, yakni:
- Marius Hutagalung di Medan
- Tiolan Hutagalung di Jabodetabek
- Manca Hutagalung di Banten
Berkat kolaborasi tersebut, bantuan dapat tersalurkan dengan baik dan tepat sasaran.
Kondisi Dua Desa: 80 Persen Rata dengan Tanah
Hingga saat ini, kondisi Desa Aloban dan Desa Bair masih memprihatinkan. Sekitar 80 persen wilayah desa rata dengan tanah, menyisakan hamparan tanah merah dan kuning, rumah-rumah warga hancur, serta sejumlah korban jiwa yang belum ditemukan.
Bencana terjadi pada 25 November 2025, namun akses ke lokasi baru dapat dijangkau pada 28 November 2025 akibat longsor parah yang menutup jalan.
Bantuan Transportasi dari Kementerian Pertanian
Manca Hutagalung juga menyampaikan apresiasi kepada Kementerian Pertanian RI wilayah Sumatera Utara yang menyediakan bantuan mobil sebagai sarana transportasi dalam proses distribusi.
“Atas semua kepedulian anak rantau asal Poriaha, kami mengucapkan terima kasih. Jika tidak bisa membantu secara materi, bantulah dengan doa,” ujar Manca.

Rincian Bantuan
Donasi yang disalurkan meliputi:
- Beras
- Indomie
- Sabun mandi
- Rinso
- Handuk
- Garam
- Sampai
- Pakaian layak pakai
Gerakan solidaritas anak rantau ini diharapkan dapat menjadi energi moral bagi masyarakat dan pemerintah setempat dalam mempercepat proses pemulihan. Kepedulian kolektif seperti ini menunjukkan bahwa ikatan kampung halaman tetap melekat di manapun para perantau berada.(Red)
Editor: Pahotan M. Hutagalung












