Medan, NusantaraTop.co – Kepemimpinan Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Bobby Nasution menghadapi tantangan serius. Belum genap setahun sejak dilantik pada Kamis (20/2/2025), tercatat enam pejabat penting di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut mengundurkan diri dari jabatannya.
Teranyar, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Energi dan Sumber Daya Mineral (Perindag ESDM) Fitra Kurnia serta Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Hendra Dermawan mengajukan surat pengunduran diri pada Senin (9/2/2026).
Berdasarkan rangkuman berbagai sumber, berikut daftar pejabat yang mundur beserta alasannya:
1. Kadis Perindag ESDM Fitra Kurnia
Fitra mengundurkan diri dengan alasan ingin fokus mengurus keluarga. Padahal, ia baru sekitar enam bulan menjabat setelah dilantik Bobby Nasution pada Jumat (15/8/2025).
“Kami menerima surat pengunduran diri beliau dengan alasan ingin fokus mengurus keluarga. Itu alasan pribadi yang disampaikan,” ujar Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Sumut Sutan Tolang Lubis di Kantor Gubernur Sumut, Selasa (10/2/2026).
2. Kadis PUPR Hendra Dermawan
Hendra juga mengundurkan diri setelah sekitar enam bulan menjabat. Dalam suratnya, ia menyebut alasan pribadi dan merasa belum mampu bekerja maksimal di posisi tersebut.
“Beliau merasa belum dapat berbuat maksimal di jabatan tersebut sehingga memilih untuk mengundurkan diri,” kata Sutan.
3. Kadis Ketahanan Pangan Rajali
Rajali mundur dari jabatan Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Tanaman Pangan, dan Hortikultura pada Senin (20/10/2025).
Alasannya karena sakit. Gubernur Bobby Nasution mengaku memahami kondisi tersebut.
“Pak Kadis Ketapang sakit. Saya sudah melihat sendiri, beberapa kali rapat selalu diwakilkan karena kondisi kesehatannya,” ujar Bobby, Selasa (21/10/2025).
4. Kadis Perkim Hasmirizal
Hasmirizal mengajukan pengunduran diri pada 14 Oktober 2025 dengan alasan ingin fokus kepada keluarga.
Sempat beredar isu bahwa pengunduran dirinya dipicu insiden saat menghadiri kegiatan bersama Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Maruarar Sirait. Namun, Bobby membantah kabar tersebut.
“Kalau itu (tersinggung diusir) saya rasa tidak ada,” tegas Bobby.
5. Kepala BKAD Muhammad Rahmadani Lubis Ramdani
Rahmadani mundur sebagai Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Sumut pada 16 Mei 2025. Ia menyampaikan alasan ingin fokus pada pendidikan.
“Alasannya karena fokus pendidikan,” kata Sutan Tolang Lubis saat itu.
6. Kadis Kominfo Ilyas Sitorus
Ilyas mengajukan pengunduran diri pada Senin (24/3/2025), sehari sebelum ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi pengadaan software perpustakaan digital di Dinas Pendidikan Kabupaten Batu Bara tahun 2021 yang merugikan negara Rp 1,8 miliar.
Dalam suratnya ke BKD Sumut, Ilyas menyebut alasan pengunduran diri karena ingin pensiun dini.
Rentetan pengunduran diri ini menjadi sorotan publik, mengingat terjadi dalam waktu kurang dari satu tahun kepemimpinan Bobby Nasution di Sumatera Utara. Situasi ini memunculkan tanda tanya terkait stabilitas birokrasi di lingkungan Pemprov Sumut.(red/kompas.com)
Editor : Pahotan M Hutagalung












