Medan, NusantaraTop.co — Instruktur ekstrakurikuler dari Satuan Brimob Polda Sumut melaksanakan kegiatan pembinaan keagamaan bagi siswa muslim di SMA Kemala Bhayangkari 1 Medan, Selasa (24/2/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya penguatan karakter religius serta pembinaan mental dan spiritual peserta didik di lingkungan sekolah.
Rangkaian kegiatan diawali dengan apel pagi gabungan siswa muslim, kemudian dilanjutkan dengan pendampingan berjalan kaki dari sekolah menuju Masjid Nurul Huda untuk melaksanakan Salat Dhuha berjamaah.
Setelah itu, kegiatan diisi dengan doa mandiri, zikir bersama, kultum yang disampaikan siswa terpilih, serta penguatan materi keagamaan oleh guru Pendidikan Agama Islam.
Kegiatan tersebut dipimpin oleh Danton III Kompi 4 Batalyon A Sat Brimob Polda Sumut, Ipda Ricky Ananda Sihotang, S.Psi., M.Psi., M.B.A., yang membuka kegiatan sekaligus memimpin istighfar dan doa penutup. Usai rangkaian ibadah, para siswa kembali ke sekolah untuk beristirahat sebelum melanjutkan tadarus Al-Qur’an di kelas masing-masing.
Pelaksanaan kegiatan ini berada di bawah arahan Komandan Satuan Brimob Polda Sumut, Rantau Isnur Eka. Ia mendorong personel Brimob untuk aktif berkontribusi dalam pembentukan karakter generasi muda melalui program yang humanis dan edukatif.
Ipda Ricky Ananda Sihotang menyampaikan bahwa pembinaan keagamaan tersebut bertujuan menanamkan nilai disiplin, tanggung jawab, serta ketenangan spiritual sebagai bekal dalam kehidupan sehari-hari.
“Pembinaan keagamaan ini bukan sekadar rutinitas, tetapi menjadi ruang bagi siswa untuk membentuk karakter, menumbuhkan kesadaran diri, serta memperkuat nilai moral dan etika sejak dini,” ujarnya.
Pihak sekolah menyambut positif keterlibatan instruktur ekstrakurikuler dari Brimob dalam kegiatan tersebut. Kehadiran aparat sebagai pendamping dan pembina dinilai mampu memberikan teladan kedisiplinan sekaligus motivasi bagi siswa dalam menjalankan ibadah dengan tertib dan penuh kesadaran.
Melalui kegiatan ini, SMA Kemala Bhayangkari 1 Medan berharap sinergi antara dunia pendidikan dan institusi kepolisian dapat terus terjalin, guna menciptakan generasi muda yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga kuat secara moral dan spiritual.
Laporan : Jonathan Panggabean
Editor : Tim Redaksi












