Tapteng, NusantaraTop.co – Bupati Tapanuli Tengah (Tapteng) Masinton Pasaribu bersama Wakil Bupati Tapteng Mahmud membutuhkan banyak kibus tentang penyampaian dugaan penyelewengan dan pelanggaran disetiap instansi jajaran pemerintahannya.
Orang nomor satu (1) di Tapteng itu mengatakan akan memberikan penghargaan bagi siapa saja pegawainya yang berani mengungkapkan penyalahan aturan hukum yang berlaku.
“Kepada pegawai yang melaporkan dugaan pelanggaran dan penyelengan, di lingkungan Pemkab Tapteng. Langkah ini sebagai bentuk apresiasi atas integritas dan keberanian dalam menjaga tata kelola pemerintahan yang bersih dan transparan,” kata Masinton Pasaribu dalam akun Tiktok resminya yang di unggah Minggu (1/6/2025)
“Bapak ibu sekalian terimakasih atas informasinya, dan tentu akan kita tata, akan kita benahi . Kita akan terapkan yang namanya meretorasi system reward and punishment,” ucap Masinton terhadap Pegawai yang nerima penghargaan itu.
Bupati Tapteng menyakinkan ASN Tapteng tidak takut dalam hal itu. Menurut Masinton, pengungkap kebenaran akan dapat perlindungan hukum dikarena zaman sudah berubah.
“Kalau ada informasi penyelewengan, jangan takut zaman sudah berubah , kalau dulu yang menginformasikan penyelewengan didalam itu dia di hukum, dikucilkan, sekarang kita berikan penghargaan,” ucapnya.
Masinton yang didampingi Mahmud memerlukan banyak kibus (bahasa Medan = kaki tangan atau mata-mata) guna pembersihan, ketidakadilan, dan lainnya di tubuh instasi Pemkab Tapteng.
“Saya dan pak Mahmud butuh banyak kibus disetiap instasni untuk membersihkan, ketidakadilan, ketidakbenaran penyelewengan, didalam instansi itu. Jadi, ini kami beri penghargaan semuanya berani menyuarakan , ketidak benaran di instansi yang bertugas, tetap semangat, jangan gentar memperjuangkan yang benar, terimakasih,” tandasnya.
https://vt.tiktok.com/ZSkFnAtKN/
Dilihat Nusantaratop pada akun Tiktok Masinton Pasaribu, Senin (2/5/2025) Bupati Tapteng Masinton Pasaribu yang didampingi Wakil Bupati Tapteng Mahmud dalam penyerahan penghargaan itu menggunakan pakaian ciri khas budaya Tapteng. Masinton gunakan pakai adat Batak dan Mahmud gunakan pakaian Pesisir Melayu.
Dilansiri dari Kominfo Tapteng, momen penyerahan penghargaan itu usai upacara hari lahir Pancasila di lapangan GOR Pandan 1 Juni 2025 yang turut hadir mewakili Danrem 023 KS, Jajaran Forkopimda Tapanuli Tengah, Sekretaris Daerah Kabupaten Tapanuli Tengah, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Tapanuli Tengah, para Staf Ahli Bupati dan Asisten Setdakab Tapanuli Tengah, para Pimpinan OPD Kabupaten Tapanuli Tengah, Kakan Kemenag Kabupaten Tapanuli Tengah, Tokoh Masyarakat, Organisasi Wanita, Organisasi Kepemudaan, Organisasi Kemahasiswaan, para Pelajar, serta undangan lainnya. (red)
Lipt & Editor : Pahotan M Hutagalung












