DaerahNewsRagamSumut

Debu Parah di Jalan Pasar 7 Percut Sei Tuan, Ganggu Aktivitas Warga dan Mahasiswa Unimed

×

Debu Parah di Jalan Pasar 7 Percut Sei Tuan, Ganggu Aktivitas Warga dan Mahasiswa Unimed

Sebarkan artikel ini
Keterangan Foto: Pengendara motor dan mobil melintas di Jalan Pasar 7, Kenangan Baru, Kecamatan Percut Sei Tuan, Deli Serdang, yang diselimuti debu tebal akibat jalan rusak berkerikil, Selasa (30/9/2025). Kondisi ini mengganggu kenyamanan pengguna jalan dan aktivitas warga sekitar kawasan Universitas Negeri Medan (Unimed). (NusantaraTop.co)

Percut Sei Tuan, NusantaraTop.co – Kondisi jalan di Pasar 7, Desa Kenangan Baru, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara, dikeluhkan pengguna jalan karena diselimuti debu tebal. Debu yang beterbangan terutama pada siang hari membuat warga dan pengendara kewalahan saat melintas, Selasa (30/9/2025).

Pantauan di lapangan, debu berasal dari kondisi jalan yang rusak dengan hamparan batu kerikil bercampur aspal yang tidak merata. Situasi ini semakin parah di kawasan penjualan bunga hingga mendekati Universitas Negeri Medan (Unimed).

Darmono, seorang pengguna sepeda motor, mengaku terpaksa berhenti sejenak lantaran sulit bernapas akibat debu yang pekat.
“Debunya sangat mengganggu kesehatan, untung saya bawa masker,” ucapnya sambil memperlihatkan masker cadangan dari jok motornya.

Keluhan juga datang dari pengguna mobil pribadi. Mereka harus menyalakan lampu kendaraan di siang hari agar tetap terlihat oleh pengendara lain karena jalanan tertutup kabut debu. “Kalau lewat sini kaca mobil harus selalu ditutup rapat, kalau tidak debu masuk semua,” kata salah satu pengemudi.

Warga berharap pemerintah daerah segera memperbaiki jalan Pasar 7 Kenangan Baru agar aktivitas masyarakat tidak terus terganggu. Selain membahayakan kesehatan, jalan berdebu juga meningkatkan risiko kecelakaan lalu lintas karena pandangan pengendara yang terbatas.

Kondisi jalan rusak dan berdebu ini dinilai ironis mengingat lokasinya berada dekat pusat pendidikan tinggi, Universitas Negeri Medan (Unimed), yang menjadi akses utama mahasiswa dan masyarakat sekitar.

Sementara itu, sudut pandang solusi atau tanggapan dari pemerintah daerah (Dinas PU atau Pemkab Deli Serdang) belum dapat konfirmasi. (red)

Laporan : Jonathan Panggabean

Editor : Pahotan M Hutagalung

Penulis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Verified by MonsterInsights