Ekonomi & BisnisKesehatanNasionalPertanianPolitik

DPR Dukung Tambahan Anggaran Rp 16 Triliun untuk Bapanas, Demi Ketahanan dan Stabilitas Pangan Nasional

×

DPR Dukung Tambahan Anggaran Rp 16 Triliun untuk Bapanas, Demi Ketahanan dan Stabilitas Pangan Nasional

Sebarkan artikel ini
Rapat anggaran sebesar Rp 16 triliun untuk Badan Pangan Nasional (NFA) dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Kepala NFA, Arief Prasetyo Adi, Senin (7/7/2025) di Gedung DPR RI, Senayan.

Jakarta, NusantaraTop.co – Komisi IV DPR RI secara tegas menyatakan dukungannya terhadap usulan tambahan anggaran sebesar Rp 16 triliun untuk Badan Pangan Nasional (NFA) dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Kepala NFA, Arief Prasetyo Adi, Senin (7/7/2025) di Gedung DPR RI, Senayan.

Tambahan anggaran tersebut diajukan untuk memperkuat dua fokus utama: program stabilisasi pasokan dan harga pangan, serta program bantuan pangan nasional. Arief menegaskan, hal ini penting untuk merespons dinamika tahunan ketersediaan pangan di Indonesia yang bersifat siklikal.

“Pagu indikatif saat ini Rp 79 triliun, dan kami mengusulkan tambahan Rp 16 triliun. Kita sudah pelajari polanya. Saat awal tahun, konsumsi melebihi produksi, lalu panen raya di Maret-April, dan mulai Mei kita butuh intervensi untuk stabilisasi,” ujar Arief.

Mengutip data BPS, neraca beras nasional mengalami defisit 1,36 juta ton di Januari, dan 0,09 juta ton di Februari 2025. Surplus baru terlihat di Maret (2,49 juta ton) dan April (2,69 juta ton), namun kembali menurun di Mei (0,25 juta ton) dan defisit 0,32 juta ton di Juni. Arief menyebut pola ini harus diantisipasi dengan intervensi yang cepat dan tepat sasaran.

“Stok Bulog saat ini mencapai 4,2 juta ton, dan cukup kuat untuk melakukan intervensi pasar. Kenaikan harga beras 5-10 persen masih bisa kita redam,” tegasnya.

Pemerintah juga telah menggelontorkan Rp 5 triliun untuk program bantuan pangan stimulus ekonomi di bulan Juni dan Juli, serta tambahan Rp 1,3 triliun untuk program stabilisasi pangan yang telah disetujui melalui Ratas Presiden dan Rakortas bersama Menko Pangan.

Wakil Ketua Komisi IV DPR RI, Alex Indra Lukman, menilai pentingnya usulan tambahan ini. Menurutnya, pagu awal yang hanya Rp 79 miliar terlalu kecil dan hanya bersifat manajerial.

“Kita butuh anggaran yang mendukung perencanaan dan program jangka panjang, bukan sekadar operasional. Dan Komisi IV sepakat dengan usulan ini karena ada konsep yang jelas dari Kepala NFA,” kata Alex.

Ketua Komisi IV DPR RI Siti Hediati (Titiek Soeharto) juga mendapat apresiasi dari Kepala NFA atas dukungan penuh terhadap kerja-kerja Bapanas dalam menjaga stabilitas dan ketahanan pangan nasional.

“Kami ucapkan terima kasih kepada Ibu Titiek dan seluruh anggota Komisi IV atas dukungannya. Ini membuktikan kolaborasi antara eksekutif dan legislatif sangat penting dalam menjaga kedaulatan pangan,” tutur Arief.

Dengan tambahan anggaran ini, Bapanas diharapkan mampu bergerak lebih lincah dalam menjaga harga pangan tetap terjangkau, pasokan terjaga, serta bantuan pangan menjangkau seluruh masyarakat—sekaligus memastikan ketahanan pangan nasional tetap kokoh di tengah gejolak global. (red)

Penulis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Verified by MonsterInsights