Lausanne, NusantaraTop.co – Federasi Catur Internasional (FIDE) resmi mengadopsi sistem baru jalur kualifikasi menuju FIDE Candidates Tournament 2028 dan FIDE Women’s Candidates Tournament 2028, yang akan menentukan para penantang juara dunia catur berikutnya.
Perubahan terbesar dalam siklus Kejuaraan Dunia kali ini adalah dihapusnya jalur kualifikasi berdasarkan rating (Elo), yang sebelumnya dimanfaatkan Grandmaster (GM) Hikaru Nakamura untuk lolos ke Candidates 2026. Sebagai gantinya, FIDE memperkenalkan sistem yang sepenuhnya berbasis hasil kompetisi.
Presiden FIDE Arkady Dvorkovich menyatakan perubahan tersebut dirancang agar proses kualifikasi menjadi lebih adil, transparan, dan mengutamakan prestasi di atas papan catur.
“Perubahan ini telah disusun secara cermat agar proses kualifikasi menjadi lebih seimbang, transparan, dan sepenuhnya berdasarkan performa,” ujar Dvorkovich.
Delapan Peserta Tetap Dipertahankan
Format Candidates Tournament tetap diikuti delapan pecatur terbaik dunia. Turnamen ini akan menentukan siapa yang berhak menantang Juara Dunia Catur setelah laga perebutan gelar antara GM Gukesh Dommaraju dan GM Javokhir Sindarov pada sektor terbuka, serta GM Ju Wenjun melawan GM Vaishali Rameshbabu pada sektor putri.
Namun, jalur menuju delapan tiket tersebut mengalami perubahan signifikan.
Empat Perubahan Besar Jalur Kualifikasi
1. FIDE World Cup Kini Hanya Mengirim Dua Pecatur
Mulai siklus 2028, FIDE World Cup hanya akan meloloskan dua pemain, bukan lagi tiga seperti sebelumnya.
Pada edisi 2025, perubahan ini berarti GM Andrey Esipenko tidak akan memperoleh tiket ke Candidates.
Langkah tersebut dinilai sebagai upaya mengurangi pengaruh faktor keberuntungan dalam sistem gugur (knockout) yang selama ini digunakan pada World Cup.
2. FIDE Circuit Digabung Menjadi Dua Tahun

Jika sebelumnya FIDE Circuit memberikan satu tiket setiap tahun, kini dua tiket akan ditentukan berdasarkan akumulasi performa sepanjang 2026–2027.
Sistem baru ini bertujuan memberikan penghargaan kepada pecatur yang mampu tampil konsisten dalam berbagai turnamen elite dunia selama periode lebih panjang.
3. Jalur Rating Resmi

Dihapus
Salah satu perubahan paling mencolok adalah penghapusan tiket berdasarkan peringkat Elo.
Sebelumnya jalur ini menuai kontroversi, terutama setelah Hikaru Nakamura lolos ke Candidates 2026 melalui pemenuhan syarat jumlah pertandingan pada sejumlah kejuaraan negara bagian di Amerika Serikat.
Menurut FIDE, sistem baru akan lebih menitikberatkan pada prestasi yang dicapai selama siklus Kejuaraan Dunia dibanding sekadar mempertahankan rating tinggi.
4. Total Chess World Championship Tour Resmi Jadi Jalur Baru

FIDE juga memperkenalkan jalur baru melalui Total Chess World Championship Tour, kompetisi yang didukung penyelenggara Norway Chess dan bintang sepak bola Erling Haaland.
Ajang ini akan digelar sebagai rangkaian empat turnamen pada 2027 dengan total hadiah mencapai US$2,7 juta.
Turnamen tersebut menggunakan kombinasi tiga format permainan:
- Fast Classical (45 menit + tambahan 30 detik setiap langkah)
- Rapid (15+10)
- Blitz (3+2)
Dua pecatur dengan hasil terbaik pada Total Chess World Championship Tour akan langsung memperoleh tiket menuju Candidates Tournament 2028.
Perubahan untuk Women’s Candidates

Pada sektor putri, perubahan yang dilakukan tidak sebesar kategori terbuka.
FIDE Women’s Grand Prix dan Women’s Grand Swiss tetap masing-masing memberikan dua tiket menuju Women’s Candidates.
Namun, Women’s World Cup kini juga hanya meloloskan dua pemain, bukan tiga.
Selain itu, dua tiket lainnya akan berasal dari FIDE Women’s Circuit 2026–2027, yang kini mencakup lebih banyak turnamen internasional dibanding sistem sebelumnya.
Saat ini klasemen sementara Women’s Circuit masih didominasi peserta Women’s Candidates sebelumnya, namun perhatian juga tertuju kepada pecatur muda Ukraina WFM Anastasiia Hnatyshyn, yang sukses menjuarai Kejuaraan Eropa Putri saat baru berusia 15 tahun dan kini menempati posisi empat klasemen.
Hans Niemann Sambut Positif
Grandmaster Amerika Serikat Hans Niemann menjadi salah satu pecatur yang langsung menyambut positif perubahan sistem tersebut.
Ia mendukung pengurangan slot World Cup sekaligus hadirnya jalur baru menuju Candidates yang dinilai lebih mengedepankan hasil pertandingan dibanding faktor nonkompetitif.
Dengan sistem baru ini, FIDE berharap seluruh tiket menuju Candidates 2028 benar-benar diperoleh melalui prestasi di berbagai turnamen elite dunia, sehingga menghasilkan penantang juara dunia yang paling layak.
Sumber: Chess.com












