DaerahHAJI 2026RagamSumutTimur Tengah

Kakanwil Kemenhaj Sumut Besuk Jemaah Haji Lansia yang Transit Darurat di Kualanamu

×

Kakanwil Kemenhaj Sumut Besuk Jemaah Haji Lansia yang Transit Darurat di Kualanamu

Sebarkan artikel ini
Keterangan Foto: Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Sumatera Utara, Zulkifli Sitorus, membesuk jemaah haji asal Jawa Tengah yang mengalami technical landing di Bandara Internasional Kualanamu. (Dara M/NusantaraTop.co)

Deli Serdang, NusantaraTop.co – Bentuk nyata kepedulian negara terhadap tamu Allah kembali terlihat di Bandara Internasional Kualanamu, Jumat (24/4/2026).

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Sumatera Utara, Zulkifli Sitorus, turun langsung meninjau sekaligus membesuk jemaah haji asal Jawa Tengah yang mengalami technical landing di wilayah Deli Serdang.

Dalam kunjungan tersebut, Zulkifli didampingi Kepala Bagian Tata Usaha H. Alfian serta Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Deli Serdang, Nurlela.

Kunjungan menyasar dua jemaah haji Kloter 3 asal Kabupaten Tegal yang harus menjalani masa transit lebih lama akibat kendala teknis pesawat. Keduanya merupakan jemaah lanjut usia, yakni Cheriyah (80), warga Desa Bojong, Kecamatan Bojong, serta Muritno (73), asal Desa Sutapranan, Kecamatan Dukuh Turi.

“Kami hadir untuk memastikan seluruh jemaah dalam kondisi baik dan mendapatkan penanganan yang diperlukan. Ini bagian dari komitmen kami memberikan pelayanan terbaik kepada tamu Allah,” tegas Zulkifli di sela kunjungan.

Ia menekankan, kehadiran pemerintah di titik-titik krusial seperti ruang transit bandara menjadi bentuk layanan maksimal, khususnya bagi jemaah lansia yang rentan mengalami kelelahan fisik maupun psikis.

Menurutnya, koordinasi lintas sektor terus dilakukan bersama otoritas bandara, maskapai, tim kesehatan, serta petugas haji daerah guna memastikan penanganan berjalan cepat dan tepat.

“Kita tidak ingin ada jemaah yang merasa ditinggalkan. Selama mereka masih berada di wilayah Sumatera Utara, itu menjadi tanggung jawab moral kami,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Kemenhaj Deli Serdang, Nurlela, memastikan pihaknya sigap mendampingi jemaah sejak pesawat mendarat darurat.

“Alhamdulillah kondisi jemaah stabil dan terus dipantau tim kesehatan. Seluruh kebutuhan terpenuhi, mulai dari obat-obatan, makanan bergizi, tempat istirahat yang layak, hingga pendampingan ibadah,” ungkapnya.

Dalam kesempatan tersebut, Cheriyah yang tengah dirawat di ruang kesehatan bandara mengaku tenang dengan perhatian yang diberikan.

“Maturnuwun, Pak. Rasane ayem didampingi. Mugi-mugi saget lanjut mangkat dhateng Makkah,” ucapnya lirih.

Sementara Muritno yang berada di kursi roda juga menyampaikan rasa syukur atas pelayanan yang diterima.

“Alhamdulillah, dilayani kabeh. Mugi-mugi barokah,” katanya.

Peristiwa technical landing memang tidak diharapkan, namun respons cepat pemerintah menjadi indikator kualitas pelayanan haji Indonesia. Dengan pendekatan humanis, kehadiran langsung pejabat di lapangan diharapkan mampu menguatkan kondisi fisik dan mental jemaah, khususnya lansia.

Langkah ini sekaligus menegaskan bahwa pelayanan terhadap tamu Allah tidak terputus, mulai dari embarkasi, perjalanan, hingga tiba di Tanah Suci.(red)

Laporan : Dara Mustika 

Editor : Pahotan M Hutagalung

Penulis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Verified by MonsterInsights