Pandan, NusantaraTop.co – RSUD Pandanyang berada di Jln Padang Sidempuan No.71, Kalangan, Kec. Pandan, Kabupaten Tapanuli Tengah,Sumatera Utara menjadi sorotan setelah adanya keluhan dari salah satu keluarga pasien terkait dugaan penagihan biaya perawatan terhadap pasien pengguna BPJS Kesehatan.
Kepada NusantaraTop.co, Rabu (20/5/2026) narasumber yang meminta identitasnya tidak dipublikasikan mengaku kecewa atas pelayanan yang diterima keluarganya saat menjalani perawatan di RSUD Pandan pada pertengahan Mei 2026.
Menurutnya, pasien BPJS yang dirawat di kelas II maupun kelas III disebut masih diminta membayar sejumlah biaya perawatan dan obat-obatan yang seharusnya telah ditanggung oleh BPJS Kesehatan.
“Pasien BPJS masih ditagih biaya perawatan dan obat-obatan. Padahal setahu kami biaya itu sudah ditanggung BPJS,” ujar narasumber tersebut.
Ia juga menyoroti kasus pasien BPJS kelas II yang dipindahkan ke ruang VIP. Menurutnya, pihak rumah sakit disebut menagih biaya penuh kepada pasien, padahal berdasarkan ketentuan yang diketahuinya, pasien hanya seharusnya membayar selisih biaya kamar VIP setelah dikurangi hak fasilitas kelas II.
“Obat-obatan seharusnya tetap ditanggung BPJS karena yang berubah hanya ruang rawat inapnya,” tambahnya.
Keluarga pasien mengaku telah menyampaikan protes kepada pihak manajemen RSUD Pandan, termasuk menemui Direktur dan Kepala Tata Usaha (KTU) rumah sakit. Namun, menurut pengakuannya, pertemuan tersebut belum memberikan penjelasan rinci terkait dasar penagihan biaya yang dimaksud.
Selain itu, pihak keluarga juga mempertanyakan kwitansi pembayaran yang disebut tidak disertai rincian biaya secara lengkap.
“Kami hanya ingin penjelasan yang jelas kenapa pasien BPJS masih ditagih pembayaran,” ujarnya.
Narasumber juga meminta Pemerintah Kabupaten Tapanuli Tengah melakukan evaluasi terhadap pelayanan di RSUD Pandan agar masyarakat, khususnya pasien BPJS, mendapatkan pelayanan kesehatan yang transparan dan sesuai aturan.
Hingga berita ini diterbitkan, pihak RSUD Pandan belum memberikan keterangan resmi terkait keluhan tersebut. NusantaraTop.co masih berupaya melakukan konfirmasi kepada pihak manajemen rumah sakit untuk memperoleh penjelasan lebih lanjut terkait dugaan penagihan biaya pasien BPJS tersebut.(red/tim)












