Cotabato City, NusantaraTop.co — Wali Kota Shariff Aguak, Provinsi Maguindanao del Sur, Filipina, Akmad Ampatuan, lolos dari upaya pembunuhan setelah konvoi kendaraannya disergap kelompok bersenjata pada Minggu pagi (waktu setempat). Dalam insiden tersebut, dua orang pengawal wali kota mengalami luka-luka.
“Wali kota dalam kondisi aman,” ujar Anwar Kuit Emblawa, asisten eksekutif Wali Kota Akmad Ampatuan, kepada wartawan melalui pesan singkat.
Serangan terjadi sekitar pukul 06.30 pagi di Barangay Poblacion. Dalam rekaman video yang beredar luas di media sosial, terlihat kendaraan Toyota Land Cruiser lapis baja yang ditumpangi Ampatuan terkena tembakan roket RPG-7. Meski mendapat hantaman langsung, kendaraan tersebut tetap melaju dan berhasil membawa sang wali kota menjauh dari lokasi serangan.

Selain Land Cruiser utama, kendaraan pengawal yang berada di belakang konvoi juga dilaporkan dihujani tembakan senjata api. Dua personel pengamanan yang terluka langsung dilarikan ke Bangsamoro Regional and Medical Center di Datu Hoffer Ampatuan untuk mendapatkan perawatan medis.
Dalam video CCTV yang viral, terlihat dua pelaku turun dari sebuah minivan. Salah satu pelaku menembakkan RPG ke arah kendaraan wali kota, sementara pelaku lainnya melepaskan tembakan ke arah konvoi. Setelah ledakan terjadi, kendaraan Ampatuan tetap melaju, sehingga nyawanya terselamatkan.

Aparat keamanan Filipina menyatakan bahwa tiga terduga pelaku tewas dalam operasi pengejaran gabungan kepolisian dan militer setelah insiden tersebut. Hingga kini, identitas para pelaku masih dalam proses identifikasi.
Motif serangan masih belum diketahui. Kepolisian setempat menyatakan telah meluncurkan penyelidikan mendalam untuk mengungkap dalang dan tujuan serangan bersenjata tersebut.
Diketahui, insiden ini merupakan serangan kedua terhadap Akmad Ampatuan dalam lima tahun terakhir, menambah daftar panjang kekerasan politik di wilayah selatan Filipina yang rawan konflik bersenjata.(red)
Sumber : The Free Press Journal












