DaerahHukumSumut

Rutan Kelas I Medan Hadirkan Inovasi LAKOSTE, Permudah dan Percepat Layanan Kunjungan

×

Rutan Kelas I Medan Hadirkan Inovasi LAKOSTE, Permudah dan Percepat Layanan Kunjungan

Sebarkan artikel ini
Keterangan Foto: Petugas Rutan Kelas I Medan mendampingi pengunjung saat menggunakan LAKOSTE (Layanan Kunjungan Otomatis Terpadu) untuk mencetak antrean kunjungan secara mandiri (self service), sebagai bagian dari inovasi peningkatan layanan publik yang cepat, transparan, dan bebas pungutan.(NusantaraTop.co)

Medan, NusantaraTop.co — Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas I Medan terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas layanan publik, khususnya pada layanan kunjungan warga binaan. Meski selama ini pengunjung telah terlayani melalui berbagai inovasi seperti layanan kunjungan langsung dan online, Sistem Layanan Informasi Satu Meja (SILISMA), serta penitipan barang, Rutan Kelas I Medan tetap berinovasi demi menghadirkan pelayanan yang mudah diakses, transparan, dan berorientasi pada kenyamanan masyarakat.

Inovasi terbaru yang diluncurkan adalah LAKOSTE (Layanan Kunjungan Otomatis Terpadu). Melalui sistem ini, masyarakat dapat mencetak antrean kunjungan maupun penitipan barang secara mandiri (self service), kemudian menunggu panggilan yang disampaikan melalui pengeras suara.

Kehadiran LAKOSTE membuat proses pendaftaran kunjungan menjadi lebih efisien dan efektif, sehingga pengunjung tidak perlu berlama-lama di area pendaftaran dan dapat memaksimalkan waktu bertemu dengan warga binaan di ruang kunjungan.

Selain menghadirkan inovasi teknologi, Rutan Kelas I Medan juga menegaskan komitmennya dalam menyediakan area kunjungan yang manusiawi dan layak. Seluruh fasilitas kunjungan diberikan secara gratis tanpa pungutan biaya apa pun, sebagai bentuk pelayanan bersih dan transparan serta upaya menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang berintegritas dan bebas dari praktik pungutan liar.

Layanan kunjungan di Rutan Kelas I Medan juga dimanfaatkan sebagai pusat informasi. Melalui SILISMA yang berada di area pendaftaran, pengunjung dapat memperoleh penjelasan terkait layanan integrasi, seperti pembebasan bersyarat, cuti bersyarat, serta hak-hak lain warga binaan. Dengan demikian, kunjungan tidak hanya bersifat emosional, tetapi juga edukatif dan informatif.

Sejak tahap pendaftaran hingga kunjungan berakhir, Rutan Kelas I Medan menerapkan alur pelayanan yang terstandar dan berkesinambungan. Seluruh proses dirancang agar tertib, mudah dipahami, serta didukung oleh petugas yang responsif dan sopan, guna memberikan pengalaman layanan publik yang profesional dan berorientasi pada kepuasan masyarakat.

Apresiasi pun datang dari para pengunjung. Mereka menyampaikan terima kasih atas kualitas layanan kunjungan yang dinilai semakin baik dan berharap pelayanan tersebut dapat terus dipertahankan serta ditingkatkan.

“Dengan adanya LAKOSTE, proses mendaftar kunjungan di Rutan Medan semakin mudah, sudah seperti antre di bank. Selama saya berkunjung, pelayanannya sangat memuaskan, tidak dipungut biaya apa pun, semuanya gratis dan petugasnya sangat baik,” ujar Tince, salah seorang pengunjung Rutan Kelas I Medan.

Seluruh upaya peningkatan layanan tersebut sejalan dengan 15 Program Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (IMIPAS), khususnya dalam penguatan pelayanan publik, peningkatan integritas aparatur, serta pemenuhan hak-hak warga binaan dan masyarakat secara transparan dan akuntabel.(red)

Laporan : Dara Mustika Lubis

Editor : Pahotan M Hutagalung

Penulis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Verified by MonsterInsights