DaerahHukum

Operasi Keselamatan Singgalang 2026 Digelar 14 Hari, Ditlantas Polda Sumbar Kedepankan Edukasi

×

Operasi Keselamatan Singgalang 2026 Digelar 14 Hari, Ditlantas Polda Sumbar Kedepankan Edukasi

Sebarkan artikel ini

Sumbar, NusantaraTop.co – Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Sumatera Barat resmi menggelar Operasi Keselamatan Singgalang 2026 selama 14 hari, terhitung mulai Senin tanggal 2 hingga 15 Februari 2026. Operasi ini menjadi langkah strategis untuk mewujudkan kondisi lalu lintas yang aman dan tertib menjelang arus mudik Lebaran.

Direktur Lalu Lintas Polda Sumbar, Kombes Pol Muhammad Reza Chairul Akbar Sidiq, mengatakan operasi tahun ini menitikberatkan pada pendekatan edukatif, sosialisasi, serta teguran simpatik kepada masyarakat pengguna jalan.

“Fokus kami adalah meningkatkan disiplin berlalu lintas melalui langkah preemtif dan preventif. Edukasi langsung kami lakukan agar keselamatan berlalu lintas menjadi kebutuhan bersama,” ujarnya, Sabtu (7/2/2026).

Selain menyasar perilaku pengendara, Ditlantas Polda Sumbar juga memberi perhatian khusus pada kelaikan kendaraan angkutan umum dan barang. Pemeriksaan teknis atau ramp check akan dilakukan secara intensif di terminal serta sejumlah titik strategis guna meminimalkan risiko kecelakaan.

Dalam Operasi Keselamatan Singgalang 2026, petugas tetap melakukan pengawasan terhadap sembilan pelanggaran prioritas yang dinilai berpotensi memicu kecelakaan lalu lintas, yakni:

  1. Penggunaan knalpot tidak sesuai spesifikasi teknis

  2. Kendaraan tanpa dokumen lengkap

  3. Penggunaan rotator atau sirene ilegal

  4. Pelat nomor tidak standar

  5. Tidak memakai helm SNI

  6. Berboncengan lebih dari satu orang

  7. Penyalahgunaan kendaraan angkutan barang

  8. Praktik travel ilegal

  9. Parkir sembarangan di badan jalan

“Sembilan prioritas ini berpotensi memicu kecelakaan. Karena itu, pengawasan tetap kami lakukan dengan pendekatan edukatif, sosialisasi, dan teguran simpatik,” tegasnya.

Ia berharap melalui Operasi Keselamatan Singgalang 2026, budaya tertib berlalu lintas masyarakat semakin kuat dan angka kecelakaan dapat ditekan, khususnya menjelang periode padat arus mudik Lebaran.

“Ini menjadi fokus kami, dan kami berharap dukungan penuh dari masyarakat agar operasi berjalan aman dan lancar,” pungkasnya. (Red)

Penulis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Verified by MonsterInsights