Medan, Nusantaratop.co – Ketua Umum Pemuda Batak Bersatu (PBB) Lambok Fernando Sihombing mengatakan PBB bakal menyurati perwakilan Tiktok di Indonesia atas maraknya konten creator Tiktok Batak yang melontarkan ucapan kotor dikalangan etnis berbahasa Batak.
Hal itu disampaikan Lambok Sihombing atas tanggapan salah satu video rekaman Live di Tiktok yang viral berujar menghina keturunan marga Hutagalung dalam ucapan berbahasa Batak. Ketum PBB menilai maraknya konten kreator media sosial (medsos) yang tak ber etika itu sangat memecah belah rasa persatuan adat Batak.
“Miris dan sangat prihatin, saat ini kita melihat banyak sekali Content dan video beredar DB platform Media Sosial yang sudah tidak lagi mengedepankan etika dan sopan santun. Tidak sedikit kita menemukan content berbahasa kotor, menghina, menghujat, memprovokasi dan sebagainya yang sangat tidak baik,” kata Ketum PBB Lambok terhadap Nusantaratop saat dihubungi via WA, Jumat (14/3/2025)
Jauh hari sebelumnya kata Lambok, demi menjunjung tinggi nilai luhur Batak PBB sudah mengkampanyekan jajarannya dari DPD, DPC, PAC bahkan hingga tingkat ranting agar bijak dalam ber media sosial, baik secara lisan dan tulisan.
“Dari sisi Organisasi Pemuda Batak Bersatu telah dan selalu mengkampanyekan untuk bijak dan sopan ber medsos minimal kami sudah memulai dari keanggotaan PBB, dan harapnanya juga masyarakat luas juga dapat menyadari bahayanya bermedsos yang tidak baik dan tidak beretika yang menjadi pemicu pertengkaran, perpecahan dan sangat tidak mendidik,” jelasnya.
Baca Juga : Penista Marga Hutagalung Live Tiktok Resmi Dilaporkan ke Polisi
Ketika ditanya apa selanjutnya yang dilakukan PBB atas maraknya ucapan yang tak pantas dalam bahasa Batak di Tiktok. Ketum PBB menegaskan dalam hal ini PBB tidak tinggal diam, turut ambil peran bahkan bakal menyurati perwakilan aplikasi Tiktok di Indonesia.
“Tidak menutup kemungkinan kita akan menyambangi atau menyurati perwakilan Tiktok di Indonesia untuk menyampaikan, beberapa kata dan kalimat yang tidak pantas dan sangat tidak baik di sampaikan dalam bermedsos,” ucap Lambok.

Sementara itu, keluarga besar marga Hutagalung yang menjadi korban ujaran penistaan di Tiktok sangat mengapresiasi tindakan yang dilakukan Pemuda Batak Bersatu (PBB). Dalam hal itu, Manca Hutagalung selaku pengamat penyiaran mengajak seluruh keluarga besar Hutagalung yang ada di tanah air untuk bersatu melakukan somasi.
“Bagi ahli-ahli hukum marga Hutagalung di somasi lah Komdigi (Kementrian Komunikasi dan Digital RI-red), KPI (Komisi Penyiaran Indonesia-red), Tiktok perwakilan di Indonesia, dan para pelaku si terduga, host, dan lai-lain. Laporan kan sudah ada, jadi tinggal somasi, tapi untuk sampai kesana harus satu visi misi dulu para pengurus punguan (kumpulan) Hutagalung yang ada di NKRI,” ajak Manca Hutagalung.
Sebelumnya salah satu akun tiktok yang berujar merendahkan garis turunan Hutagalung viral di akun Tiktok, hingga berbuntut laporan ke Polda Metro Jaya, Polda Jambi dan Polda Sumut.
Tampak dalam video rekaman grup live Tiktok itu akun yang bernama ‘Ratmis, ratu mistis’ dan salah satu pria yang bertopeng sambil merokok melontarkan ucapan tak pantas dengan kicauan merendahkan seluruh marga Hutagalung.
“Sudah dilaporkan kerabat kita ke masing-masing Polda, mudah-mudahan dalam waktu dekat si terlapor bakal segera diamankan polisi,” harap Manca (red)
Lipt & Editor : Pahotan M H












