News

Pemuda HKBP Tanam Pohon di Lereng Pusuk Buhit, Wujud Kepedulian Lingkungan Danau Toba

×

Pemuda HKBP Tanam Pohon di Lereng Pusuk Buhit, Wujud Kepedulian Lingkungan Danau Toba

Sebarkan artikel ini
Keterangan Foto: Pemuda/i Huria Kristen Batak Protestan (HKBP) melakukan penanaman pohon sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan di kawasan Danau Toba. Sumber foto: Dok. HKBP

MEDAN, NUSANTARATOP.CO – Kabar sukacita datang dari Huria Kristen Batak Protestan (HKBP). Para pemuda dan calon pelayan gereja melaksanakan aksi penanaman pohon di lereng Gunung Pusuk Buhit, kawasan yang sarat nilai sejarah di sekitar Danau Toba.

Kegiatan ini disampaikan langsung oleh Ephorus HKBP, Victor Tinambunan, melalui unggahan di akun Facebook pribadinya, Sabtu (18/4/2026).

Dalam keterangannya, Victor menyebut aksi tersebut diprakarsai oleh Praeses HKBP Distrik VII Samosir, Rintalori Sianturi, sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan sekaligus wujud nyata iman yang diwujudkan melalui tindakan.

“Di tengah semangat kebersamaan dan kepedulian terhadap ciptaan Tuhan, para pemuda dan calon pelayan HKBP menanam harapan bagi masa depan dengan menjaga kelestarian alam,” tulisnya.

Menurutnya, kegiatan ini bukan sekadar rutinitas, melainkan langkah konkret dalam memperbaiki ekosistem dan merawat bumi yang telah dianugerahkan Tuhan. Aksi tersebut juga menjadi simbol bahwa gereja hadir tidak hanya dalam ibadah, tetapi juga dalam tanggung jawab sosial dan ekologis.

Dok HKBP
Dok HKBP

HKBP melalui generasi mudanya menunjukkan komitmen dalam menjaga kelestarian kawasan Danau Toba demi keseimbangan lingkungan dan kesejahteraan masyarakat.

“Kiranya benih-benih yang ditanam hari ini akan tumbuh subur, menjadi pohon-pohon yang memberi kehidupan, sekaligus menjadi simbol iman, harapan, dan kasih,” lanjutnya.

Aksi ini pun mendapat respons positif dari warganet. Sejumlah pengguna media sosial memberikan apresiasi atas langkah nyata pelestarian lingkungan yang dilakukan HKBP.

Salah satu akun, Edison Siallagan, menuliskan harapannya agar tanah Batak semakin baik ke depan. Sementara Raja Hasoge Tim Panjaitan menyebut jika kegiatan serupa dilakukan di seluruh distrik, maka dampaknya akan besar bagi lingkungan Danau Toba.

Komentar lain juga datang dari Rusty Siburian yang menyampaikan terima kasih kepada Praeses, serta Hesekiel Sinamo yang mengapresiasi kepedulian terhadap alam.

Bahkan, Mangara Simarmata turut memberikan ide inovatif terkait metode penyemaian bibit pohon dengan cara disebar ke area semak-semak agar tumbuh secara alami saat musim hujan.

Kegiatan ini menjadi bukti bahwa peran gereja tidak hanya dalam aspek spiritual, tetapi juga aktif dalam menjaga keberlangsungan lingkungan hidup.(red)

Editor : Pahotan M Hutagalung

Penulis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Verified by MonsterInsights