Medan, NusantaraTop.co – Seorang remaja ditemukan tewas di dalam parit dengan kondisi mengenaskan di Desa Marindal 1, Kecamatan Patumbak, Kabupaten Deli Serdang, Minggu (21/6/2026). Korban diketahui merupakan pelajar SMP berinisial N (15), warga Jalan Bersama, Kelurahan Bantan, Kecamatan Medan Tembung.
Korban diduga menjadi salah satu korban pembacokan dalam aksi tawuran antar geng motor yang terjadi di wilayah tersebut.
Jenazah korban kemudian dibawa ke rumah duka pada Senin (22/6/2026) malam sekitar pukul 23.25 WIB, dan telah dimakamkan oleh pihak keluarga pada Selasa (23/6/2026) pagi sekitar pukul 10.00 WIB.
Dua Orang Anggota Geng Motor Diamankan
Pihak kepolisian mengamankan dua orang yang diduga terlibat dalam tawuran tersebut. Keduanya yakni Reinhard Samosir (18), warga Jalan Pembangunan, Kelurahan Tanjung Rejo, Kecamatan Medan Sunggal, dan Fadli Tirta (17), warga Jalan Ayahanda.
Kapolsek Patumbak Kompol Daulat Simamora membenarkan penangkapan tersebut. Saat ini keduanya masih menjalani pemeriksaan intensif.
“Benar. Dua orang diamankan masih menjalani pemeriksaan,” ujar Kompol Daulat Simamora, Senin (22/6/2026).
Pihak kepolisian masih mendalami peran masing-masing, apakah sebagai kelompok korban atau lawan dalam insiden tersebut.
Kronologi Penemuan Mayat
Sebelumnya, warga Desa Marindal 1 digegerkan dengan penemuan sesosok mayat pria tanpa identitas di dalam gorong-gorong pada Senin (22/6/2026) sekitar pukul 05.20 WIB.
Korban ditemukan mengenakan celana panjang abu-abu dan jaket hitam, dalam kondisi bersimbah darah. Saat ditemukan, tidak ada identitas yang melekat pada tubuh korban.
Babinsa Desa Marindal 1, Sersan Satu (Sertu) Mulyadi, mengatakan pihaknya bersama perangkat desa langsung melakukan pengecekan di lokasi setelah menerima laporan warga.
“Pukul 05.20 WIB, ditemukan salah satu korban tergeletak di dalam parit di sekitar lokasi dalam keadaan meninggal dunia,” kata Sertu Mulyadi.
Korban kemudian dievakuasi ke RS Bhayangkara TK II Medan untuk proses lebih lanjut.
Diduga Libatkan Ratusan Anggota Geng Motor
Berdasarkan informasi di lapangan, sebelum penemuan mayat tersebut sempat terjadi tawuran antar geng motor di lokasi pada Senin subuh sekitar pukul 04.45 WIB.
Diperkirakan sekitar 100 orang dari dua kelompok berbeda terlibat dalam bentrokan tersebut dengan membawa berbagai senjata tajam.
“Informasinya sempat ada tawuran antar geng motor di lokasi,” ujar Sertu Mulyadi.
Pihak aparat keamanan masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap pelaku utama serta memastikan kronologi lengkap kejadian yang merenggut nyawa remaja tersebut.(red)
Editor : Pahotan M Hutagalung












