Rusia, NusantaraTop.co – Sebuah tornado menerjang wilayah Ural, Rusia, dan menyebabkan kerusakan besar di Kota Kushva, Provinsi Sverdlovsk, pada Senin (22/6/2026). Peristiwa tersebut mengakibatkan sedikitnya 15 orang mengalami luka-luka serta kerusakan pada hampir 100 rumah warga.
Pemerintah daerah setempat langsung menetapkan status darurat setelah badai memporak-porandakan permukiman warga, fasilitas pendidikan seperti sekolah, serta sebuah taman kanak-kanak (TK).
Hampir 100 Rumah Rusak
Menurut keterangan resmi otoritas kota, sebanyak 97 rumah dilaporkan mengalami kerusakan dengan tingkat berbeda-beda. Pendataan kerusakan masih terus dilakukan, terutama setelah matahari terbit untuk memastikan seluruh dampak bencana dapat teridentifikasi secara menyeluruh.
“Penilaian kerusakan akan terus berlanjut setelah pagi hari,” ujar pejabat setempat.
15 Warga Alami Luka-Luka
Dinas ambulans wilayah melaporkan sedikitnya 15 warga membutuhkan perawatan medis akibat kejadian tersebut. Dari jumlah itu, satu orang harus menjalani perawatan di rumah sakit, sementara lainnya dirawat di lokasi kejadian.
Meski demikian, tidak ada laporan korban jiwa dalam peristiwa ini.

Infrastruktur Ikut Terdampak
Selain merusak bangunan, tornado juga menyebabkan gangguan pada infrastruktur dasar di wilayah tersebut. Jaringan air bersih dan gas dilaporkan mengalami kerusakan, sehingga distribusi sempat terganggu.
Pihak berwenang kemudian melakukan penghentian sementara pasokan gas di beberapa area permukiman untuk mencegah risiko kebocoran lebih lanjut. Tim teknis kini masih melakukan proses perbaikan secara bertahap.
Posko Darurat Dibuka
Sebagai langkah tanggap darurat, pemerintah setempat membuka tempat penampungan sementara bagi warga yang rumahnya terdampak paling parah. Bantuan berupa air minum, makanan, dan kebutuhan dasar lainnya juga mulai didistribusikan ke lokasi terdampak.
Otoritas setempat menegaskan bahwa prioritas utama saat ini adalah keselamatan warga serta pemulihan cepat infrastruktur yang rusak akibat terjangan badai tersebut.(red)
Sumber : BNO News
Editor : Pahotan M Hutagalung












