DaerahHukumNasionalSumut

Selain Bupati Langkat, Enam Orang Lain Juga Terjaring OTT KPK

×

Selain Bupati Langkat, Enam Orang Lain Juga Terjaring OTT KPK

Sebarkan artikel ini
Loggo KPK (Antara Foto/Sigid Kurniawan)

Jakarta, NusantaraTop.co – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengamankan tujuh orang dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang digelar di Sumatera Utara. Salah satu pihak yang diamankan adalah Bupati Langkat, Syah Afandin.

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, mengatakan enam orang lainnya terdiri atas seorang aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Langkat dan lima orang dari pihak swasta.

“Mengamankan sejumlah tujuh orang. Satu orang merupakan penyelenggara negara, satu orang merupakan ASN di Kabupaten Langkat, dan lima orang lainnya merupakan pihak swasta. Dari tujuh orang yang diamankan tersebut, salah satunya adalah Bupati Langkat,” kata Budi Prasetyo di Gedung KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Jumat (3/7/2026).

Diamankan di Tiga Wilayah

Budi menjelaskan, ketujuh orang tersebut diamankan di tiga wilayah berbeda, yakni Kabupaten Langkat, Kota Binjai, dan Kota Medan.

“Adapun tujuh orang yang diamankan dalam peristiwa tertangkap tangan ini diamankan di wilayah Langkat, Binjai, dan juga Medan,” ujarnya.

Saat ini, sebagian pihak yang terjaring OTT masih menjalani pemeriksaan di Polrestabes Medan. Sementara itu, Bupati Langkat Syah Afandin dijadwalkan dibawa ke Jakarta untuk menjalani pemeriksaan lanjutan di Gedung Merah Putih KPK.

Masih Berstatus Terperiksa

KPK menegaskan seluruh pihak yang diamankan masih berstatus sebagai terperiksa. Sesuai ketentuan hukum, penyidik memiliki waktu 1 x 24 jam sejak penangkapan untuk menentukan status hukum para pihak yang diamankan, apakah ditetapkan sebagai tersangka atau dilepaskan.

Sebelumnya, KPK mengungkap OTT tersebut berkaitan dengan dugaan suap proyek di lingkungan Pemerintah Kabupaten Langkat.

Perkara itu diduga menyangkut proyek-proyek pada Dinas Pendidikan dan Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) Kabupaten Langkat.

Dalam operasi tersebut, penyidik juga mengamankan barang bukti berupa uang tunai senilai ratusan juta rupiah yang diduga merupakan bagian dari fee proyek yang diberikan pihak swasta kepada Bupati Langkat.

Hingga berita ini diterbitkan, KPK masih melakukan pemeriksaan intensif terhadap seluruh pihak yang diamankan dan belum mengumumkan secara resmi pihak-pihak yang ditetapkan sebagai tersangka maupun konstruksi lengkap perkara tersebut.(red)

Penulis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Verified by MonsterInsights