NasionalPolitik

Menkeu Purbaya Sebut Prabowo Sangat Pintar dan Berhati Baik, Jawaban soal Kasus Dadan Hindayana Jadi Sorotan

×

Menkeu Purbaya Sebut Prabowo Sangat Pintar dan Berhati Baik, Jawaban soal Kasus Dadan Hindayana Jadi Sorotan

Sebarkan artikel ini
Presiden Prabowo Subianto memerintahkan Menteri Keuangan untuk melakukan penyesuaian anggaran Program Makan Bergizi Gratis (MBG) agar lebih tepat sasaran dan sesuai kebutuhan prioritas nasional. (Kolase NusantaraTop.co)

Medan, NusantaraTop.co – Pernyataan Menteri Keuangan Purbaya yang memuji Presiden Prabowo Subianto sebagai sosok yang sangat cerdas menjadi perbincangan di media sosial. Ucapan tersebut disampaikan saat menjadi bintang tamu dalam podcast yang dipandu artis Denny Sumargo.

Dalam perbincangan itu, Purbaya mengungkapkan pengalamannya bekerja bersama Presiden Prabowo. Menurutnya, kepala negara memiliki kemampuan analisis yang tajam, cepat memahami persoalan, serta mampu mengingat detail pembahasan, termasuk angka-angka yang pernah dipaparkan para menteri.

“Dia (Prabowo) orang pintar, cepat sekali adjust-nya. Ada menteri ngomong A, ‘Pak saya gini-gini’, presiden tiba-tiba marah, ‘Kamu kenapa lama banget? Kamu saya suruh kenapa kamu minta waktu setahun lagi?’,” ujar Purbaya, dikutip dari podcast Denny Sumargo, Jumat (3/7/2026).

Purbaya kemudian mencontohkan bagaimana Prabowo mengingat alasan seorang menteri yang meminta studi kelayakan tambahan sehingga dinilai akan memperlambat pelaksanaan program.

Menurutnya, pengalaman tersebut membuat dirinya semakin yakin bahwa Prabowo memiliki daya ingat yang kuat dan memahami setiap detail laporan yang disampaikan para pembantunya.

“Di situ saya tahu presiden itu pintar banget, ingat angka-angka yang kita sebutkan. Habis itu saya enggak berani ngibul. Kalau jelek kita ngomong saja biar dia ambil keputusan. Dia itu orang pintar,” lanjutnya.

Denny Sumargo Singgung Kasus Dadan Hindayana

Percakapan kemudian berlanjut ketika Denny Sumargo mempertanyakan bagaimana Presiden Prabowo bisa dikaitkan dengan kasus dugaan korupsi yang menjerat mantan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana.

Menanggapi pertanyaan tersebut, Purbaya membantah anggapan bahwa Presiden Prabowo telah “dikibuli”.

“Bukan dikibulin, dia (Prabowo) tahu, dia hatinya baik,” jawab Purbaya.

Mendengar jawaban itu, Denny Sumargo sempat berkelakar sambil menoleh ke arah kamera.

“Maaf ya Pak Presiden ya,” ujarnya.

Purbaya kembali menegaskan bahwa menurut pengalamannya, Prabowo merupakan sosok yang memiliki sifat pemaaf.

“Pak presiden hatinya baik. Yang enggak dipercaya juga tetap saja dia baik. Karena saya pernah memecat orang, ya karena dia baik enggak jadi dipecat, padahal dia tahu kesalahan orang itu,” katanya.

Purbaya: Kemenkeu Ikuti Keputusan Presiden Soal Anggaran MBG

Dalam kesempatan berbeda, Purbaya juga menanggapi keputusan pemerintah terkait penyesuaian anggaran Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Ia menegaskan Kementerian Keuangan akan mengikuti keputusan Presiden Prabowo mengenai besaran anggaran program tersebut.

“Kita ikutin keputusan Bapak Presiden,” ujar Purbaya di Gedung DPR, Jakarta, Kamis (11/6/2026).

Namun, ia belum merinci besaran pengurangan anggaran karena masih menunggu hasil perhitungan dari Badan Gizi Nasional (BGN).

Sebelumnya, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menjelaskan bahwa pemerintah bukan memangkas program MBG, melainkan melakukan penyesuaian kebutuhan anggaran berdasarkan evaluasi pelaksanaan program.

Menurut Prasetyo, Kementerian Keuangan bersama Badan Gizi Nasional akan menghitung kembali total kebutuhan anggaran agar pelaksanaan program berjalan lebih efektif. Adapun anggaran MBG tahun 2026 sebelumnya telah ditetapkan sebesar Rp268 triliun.(red)

Penulis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Verified by MonsterInsights