DaerahEkonomi & BisnisPariwisataSumut

Tiket Pesawat di Bandara Kualanamu Akan Turun 20–25 Persen, Sumut Siap Jadi Pusat Penerbangan Kawasan Barat

×

Tiket Pesawat di Bandara Kualanamu Akan Turun 20–25 Persen, Sumut Siap Jadi Pusat Penerbangan Kawasan Barat

Sebarkan artikel ini
Bandar Udara Internasional Kualanamu (Foto : Wikiepedia)

Medan, NusantaraTop.co – Kabar baik bagi masyarakat dan para pelaku industri penerbangan! PT Angkasa Pura Aviasi mengungkapkan sedang mengkaji penurunan harga tiket pesawat di Bandara Internasional Kualanamu, Deli Serdang, Sumatera Utara. Langkah ini diambil sebagai bagian dari strategi menjadikan Kualanamu sebagai hub penerbangan utama Indonesia bagian barat.

“Ini memang masih tahap pematangan. Namun kami optimis, penurunan harga tiket domestik dan internasional bisa memberi insentif besar bagi maskapai dan penumpang,” ujar Plt Dirut PT Angkasa Pura Aviasi, Yosrizal Syamsuri, Minggu (29/6/2025).

Penumpang Meningkat, Potensi Ekonomi Bandara Kualanamu Menggeliat

Data BPS Sumut mencatat:

  • Jumlah penumpang domestik di Bandara Kualanamu pada April 2025 naik 4,46% menjadi 202.005 orang.
  • Jumlah penumpang internasional melonjak 30,49%, dari 78.160 menjadi 101.992 orang.

Angka ini menunjukkan meningkatnya daya tarik dan aktivitas Bandara Kualanamu pasca-pandemi.

Kualanamu Siap Saingi Changi dan KLIA

Yosrizal menegaskan bahwa Kualanamu memiliki modal besar untuk menjadi kompetitor regional, bahkan menyaingi Bandara Internasional Changi (Singapura) dan Kuala Lumpur International Airport (Malaysia).

“Apron kami mampu menampung pesawat besar seperti Boeing 747-8, Airbus A380, dan Antonov An-225. Luas terminal dan fasilitas mendukung pengembangan skala internasional,” jelasnya.

Kualanamu saat ini memiliki:

  • Terminal penumpang seluas 6,5 hektare
  • Landasan pacu 3,75 km
  • 8 garbarata
  • Fasilitas kargo 1,3 hektare

Dukungan Gubernur Bobby Nasution: Tiket Turun 25%

Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution, menyatakan komitmennya untuk menekan harga tiket pesawat hingga 25 persen, sebagai upaya mendorong konektivitas dan daya saing ekonomi Sumut.

“Masih banyak yang harus dibenahi, salah satunya harga tiket yang masih tinggi. Ini akan jadi fokus utama,” tegas Bobby saat mendampingi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Agus Andrianto dalam peresmian autogate dan lounge pekerja migran Indonesia di Bandara Kualanamu, Selasa (24/6/2025).

Bobby menambahkan, kebijakan ini juga bertujuan agar Bandara Kualanamu menjadi magnet bagi lebih banyak maskapai asing membuka rute baru ke Medan.

Kualanamu sebagai Pusat Pertumbuhan Baru Kawasan Barat

Dengan dukungan penuh dari Pemerintah Provinsi Sumatera Utara, sektor swasta, dan optimalisasi fasilitas bandara, Kualanamu diproyeksikan menjadi simpul transportasi internasional, sekaligus penggerak ekonomi regional.

“Kami akan terus menambah rute, Insya Allah dalam waktu dekat akan ada pengumuman rute-rute baru,” ungkap Yosrizal optimis. (red)

Penulis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Verified by MonsterInsights