DaerahPendidikanSumut

Truk Sawit Pecah Ban Timpa Tiga Siswi SMP di Labuhanbatu, Satu Tewas dan Dua Luka Serius

×

Truk Sawit Pecah Ban Timpa Tiga Siswi SMP di Labuhanbatu, Satu Tewas dan Dua Luka Serius

Sebarkan artikel ini

Labuhanbatu, NusantaraTop.co – Kecelakaan tragis melibatkan truk pengangkut kelapa sawit terjadi di Desa Sei Tampang, Kecamatan Bilah Hilir, Kabupaten Labuhanbatu, Sumatera Utara, Selasa (14/7/2026) pagi. Insiden tersebut menewaskan seorang siswi SMP dan menyebabkan dua pelajar lainnya mengalami luka serius.

Korban meninggal dunia diketahui bernama Lamtio Sari Gultom (14). Sementara dua rekannya, Crisel Parhusip (14) dan Jesika Sirait (13), mengalami luka-luka dan saat ini masih menjalani perawatan medis.

Kasat Lantas Polres Labuhanbatu, Iptu Muhammad Rizal, mengatakan kecelakaan terjadi sekitar pukul 07.10 WIB.

Menurutnya, truk pengangkut sawit bernomor polisi BM 9949 PO yang dikemudikan Dimas melaju dari Kecamatan Bilah Hilir menuju Kota Medan.

Namun saat melintas di lokasi kejadian, ban depan sebelah kanan truk mengalami pecah sehingga pengemudi kehilangan kendali.

“Ban depan sebelah kanan pecah, selanjutnya kendaraan oleng ke kanan dan terbalik menimpa siswa SMP yang sedang berjalan kaki,” ujar Rizal dalam keterangan tertulisnya.

Akibat kejadian tersebut, Lamtio Sari Gultom sempat dilarikan ke Puskesmas Negeri Lama. Namun nyawanya tidak tertolong akibat luka yang dideritanya.

Korban mengalami luka memar di bagian dada, serta luka lecet pada dahi dan pipi kanan.

Sementara itu, Crisel Parhusip mengalami patah tulang pada lengan kanan. Adapun Jesika Sirait mengalami luka lecet di dahi, luka lecet pada lutut kanan, serta memar pada bahu kanan.

“Kedua korban saat ini masih menjalani perawatan di Puskesmas Negeri Lama,” kata Rizal.

Usai kejadian, sopir truk langsung diamankan dan dibawa ke Polres Labuhanbatu untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Polisi masih melakukan penyelidikan guna memastikan penyebab pasti kecelakaan serta menelusuri ada atau tidaknya unsur kelalaian dalam peristiwa tersebut.(red)

Penulis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *