Toba, NusantaraTop.co – Wakil Bupati Toba, Audi Murphy O. Sitorus, didampingi Kepala Dinas Perhubungan Toba, Dicky Tampubolon, meninjau langsung Galangan Kapal Dock Porsea di Desa Parparean, Kecamatan Porsea, Senin (2/2/2026). Peninjauan ini dilakukan menyusul adanya informasi dari masyarakat di media sosial terkait dugaan aktivitas pengerukan pasir di lokasi tersebut.
“Ada informasi masyarakat yang disampaikan lewat media sosial bahwa ada pengerukan pasir di sini. Karena itu, kita ingin melihat langsung kebenarannya,” ujar Wakil Bupati Toba saat berada di lokasi.
Dari hasil peninjauan, Wakil Bupati menemukan adanya aktivitas pengerukan pasir di tepi pantai Danau Toba, tepatnya di bagian belakang Kapal Sumut I yang tengah menjalani proses perbaikan.
Melihat aktivitas tersebut, Audi Murphy langsung mempertanyakan maksud dan tujuan pengerukan kepada pimpinan proyek perbaikan Kapal Sumut I. Menanggapi hal itu, pimpinan proyek dari CV Alvaro Teknikal Marine, Bonefasius Sitanggang, menjelaskan bahwa pengerukan dilakukan karena terjadi pendangkalan di area galangan.
“Pengerukan ini kami lakukan karena terjadi pendangkalan, Pak. Akibatnya kapal tidak bisa diturunkan ke danau, sehingga kami keruk bagian belakang kapal,” jelas Bonefasius.
Ia juga menegaskan bahwa pasir hasil pengerukan tidak akan dibawa keluar lokasi dan akan dikembalikan ke danau setelah proses penurunan kapal selesai dilakukan.
“Tadi sudah dijelaskan oleh pihak Kapal Sumut I bahwa pengerukan ini dilakukan karena pendangkalan. Nanti setelah kapal sudah diturunkan kembali ke danau, pasir akan dikembalikan lagi,” kata Wakil Bupati Toba kepada awak media.
Pemerintah Kabupaten Toba memastikan akan terus memantau aktivitas di kawasan galangan kapal tersebut agar tetap sesuai dengan ketentuan dan tidak berdampak pada kelestarian Danau Toba.(red)












