DaerahEkonomi & BisnisSumut

Wali Kota Medan Rico Waas: Pemko Bergerak Cepat Atasi Lonjakan Inflasi, Fokus Kendalikan Harga Pangan

×

Wali Kota Medan Rico Waas: Pemko Bergerak Cepat Atasi Lonjakan Inflasi, Fokus Kendalikan Harga Pangan

Sebarkan artikel ini
Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas membuka langsung acara Kejuaraan Tenis Lapangan Kelompok Umur 12, 14, 16, dan 18 tahun (Diskominfo Medan)

Medan, NusantaraTop.co — Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, menegaskan bahwa Pemerintah Kota Medan (Pemko Medan) telah bergerak cepat menanggapi lonjakan inflasi yang terjadi dalam beberapa waktu terakhir.

“Kami sudah bicarakan langsung hal ini dengan Tim Pengendalian Inflasi, termasuk Bank Indonesia,” ujar Rico Waas saat diwawancarai di Medan, Selasa (7/10/2025).

Menurutnya, berdasarkan koordinasi dengan Bank Indonesia selaku bagian dari Tim Pengendalian Inflasi Nasional, Pemko Medan akan memfokuskan langkah penanganan pada stabilitas harga bahan pangan, terutama komoditas yang paling sering memicu inflasi.

“Seperti pengendalian harga bahan makanan, ini yang utama kita sikapi. Kita ingin agar Pemko bisa memprediksi lebih dini potensi inflasi pada komoditas tertentu dan menyiapkan rencana cadangan, bukan lagi kaget setelah harga naik,” tegasnya.

Cabai Jadi Penyumbang Inflasi Tertinggi

Sebagai contoh, Rico menyoroti harga cabai merah yang dalam beberapa bulan terakhir melonjak signifikan di wilayah Sumatera Utara, termasuk di Kota Medan. Kondisi itu membuat cabai menjadi salah satu penyumbang inflasi utama di daerah tersebut.

“Ke depan kita harus punya rencana agar pasokan cabai tidak hanya bergantung pada satu titik produksi. Harus ada back-up plan agar harga tetap terkendali dan tidak menimbulkan inflasi besar,” ujarnya.

Rico menekankan, Pemko Medan melalui Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKP3) serta Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan harus memantau pergerakan inflasi secara rutin, baik dari data Year on Year (YoY) maupun bulan ke bulan.

“Kita perlu mempelajari pola inflasi dari tahun-tahun sebelumnya. Dengan begitu, setiap potensi kenaikan harga bisa kita antisipasi lebih awal,” tambahnya.

Bank Indonesia Respon Cepat

Rico juga menyampaikan apresiasinya terhadap respon aktif Bank Indonesia dalam mendukung langkah-langkah pengendalian inflasi di daerah.

Selain di tingkat provinsi, Kota Medan kini termasuk 10 kota dengan inflasi tertinggi di Indonesia, yakni mencapai 4,4 persen (YoY) — melampaui target nasional pemerintah di kisaran 1,5 hingga 3,5 persen.

Menanggapi hal tersebut, Pj. Menteri Dalam Negeri, Tomsi Tohir, mengingatkan seluruh pemerintah daerah untuk bekerja keras menekan inflasi, dengan belajar dari daerah lain yang inflasinya lebih terkendali.

“Lakukan yang terbaik agar barang-barang kebutuhan pokok tetap terjangkau dan tidak mengalami kenaikan tinggi,” pesan Tomsi.(red)

Penulis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Verified by MonsterInsights