Medan, NusantaraTop.co – Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kadis Kominfo) Kota Medan, Arrahman Pane, menegaskan komitmen Pemko Medan dalam meningkatkan kualitas layanan publik berbasis digital, memperkuat keamanan siber, serta memperluas akses internet bagi masyarakat. Hal ini disampaikan Arrahman saat diwawancarai di Kantor Diskominfo Medan, Jalan Sidorukun No. 35, Medan Timur, Selasa (28/10/2025).
Menurutnya, Dinas Kominfo Medan terus berupaya memperluas jangkauan dan kualitas layanan internet di seluruh wilayah kota melalui kerja sama lintas instansi dan dukungan dari pemerintah pusat.
“Kita bersama dinas-dinas yang punya aplikasi saling membantu. Kalau ada celah keamanan, kita bantu tutup. Kalau tidak bisa, kita laporkan ke pihak yang berwenang di tingkat pusat,” ujar Arrahman terhadap NusantaraTop.co.
Ia menambahkan, Pemko Medan telah memiliki tim khusus yang bertugas melakukan pengecekan dan pengamanan sistem digital di lingkungan pemerintah daerah. “Tim ini sudah bekerja secara profesional, dan Medan menjadi salah satu kota pertama di Sumatera Utara yang membentuk tim semacam ini,” jelasnya.
Waspada Penipuan Digital
Arrahman juga menyoroti meningkatnya kasus penipuan digital yang menimpa warga Medan, terutama melalui platform media sosial seperti TikTok.
“Baru-baru ini ada warga yang ditipu lewat jual beli emas secara online. Modusnya, korban dijanjikan harga murah saat siaran langsung, tapi setelah transaksi, barang tidak diterima. Laporan seperti ini banyak masuk ke kami,” terangnya.
Menurutnya, kasus semacam ini menunjukkan pentingnya peningkatan kesadaran dan literasi digital di tengah masyarakat.
Baca Juga : Polda Sumut Ungkap Kasus Scamming Rp254 Juta, Dua Napi dan Dua Wanita Tipu Rahmat Shah
Baca Juga : Kiki Haula Jadi Korban Penipuan Pembelian Emas 15 Gram, Rugi Puluhan Juta Rupiah
Program Literasi Digital di Sekolah
Untuk menjawab tantangan tersebut, Dinas Kominfo Medan telah menyiapkan program literasi digital yang akan dilaksanakan mulai tahun depan di berbagai sekolah.
“Programnya ada di sekolah-sekolah. Kami ingin anak-anak muda lebih paham dunia digital tahu mana informasi yang benar, mana yang hoaks, dan bagaimana menjaga data pribadi,” tutur Arrahman.
Selain di sekolah, edukasi digital juga rutin dilakukan melalui media sosial resmi Diskominfo Medan, terutama akun Instagram.
“Kita rutin buat konten tentang keamanan data, cara menghindari penipuan, dan penggunaan media sosial yang sehat,” tambahnya.
Kerja Sama Lintas Dinas
Terkait layanan publik digital, Arrahman menegaskan bahwa Kominfo tidak bekerja sendiri, melainkan berkolaborasi dengan seluruh OPD di lingkungan Pemko Medan.
“Setiap dinas punya aplikasi masing-masing. Kalau mereka belum punya tenaga ahli, kita bantu dari Kominfo. Kalau ada kendala, kita kerjakan bersama-sama,” ujarnya.
Dengan langkah-langkah tersebut, Pemko Medan berharap seluruh masyarakat dapat menikmati layanan publik berbasis digital yang aman, mudah diakses, dan merata di seluruh wilayah kota.(red)
Laporan : Jonathan Panggabean
Editor: Pahotan M Hutagalung












