Medan, Nusantara top.co – Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Sumatera Utara meresmikan tiga Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang berada di bawah naungan Yayasan Pembinaan dan Pelatihan Vokasi Kadin Sumut, Kamis (5/2/2026). Tiga SPPG tersebut berlokasi di Medan Amplas, Limau Mungkur Kota Binjai, serta Aek Buaton Kabupaten Padang Lawas.
Peresmian ini merupakan bagian dari dukungan dunia usaha terhadap program nasional Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menjadi salah satu prioritas pemerintah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia sekaligus memperkuat ekonomi kerakyatan.
Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) RI, Dr. Bima Arya Sugiarto, menegaskan bahwa program MBG harus memberikan dampak ganda, tidak hanya pada peningkatan kesehatan masyarakat, tetapi juga terhadap pertumbuhan ekonomi daerah.
“Program MBG ini harus menjadi katalisator bagi pertumbuhan ekonomi lokal dengan melibatkan UMKM, petani, dan tenaga kerja setempat,” ujar Bima Arya. Ia menekankan bahwa keberhasilan program MBG sangat bergantung pada kolaborasi lintas sektor, mulai dari pemerintah pusat, pemerintah daerah, hingga dunia usaha.
Sementara itu, Ketua Satgas MBG Kadin Indonesia, Chandra Tirta Wijaya, menyampaikan bahwa Kadin Indonesia terus mendorong peran aktif pengusaha daerah dalam menyukseskan program MBG melalui pendirian dapur-dapur SPPG yang profesional dan berkelanjutan.
“Kadin Indonesia melihat MBG sebagai peluang strategis untuk membangun ekosistem usaha baru yang inklusif dan berkeadilan,” kata Chandra. Menurutnya, kolaborasi antara Kadin Indonesia dan Kadin Sumatera Utara merupakan contoh nyata sinergi dunia usaha dalam mendukung program pemerintah.
Ia berharap model SPPG yang dikembangkan di Sumatera Utara dapat direplikasi di daerah lain dan menjadi inspirasi dalam pengembangan program serupa secara nasional.
Ketua Umum Kadin Sumatera Utara, Firsal Dida Mutyara, menegaskan bahwa peresmian tiga SPPG tersebut menjadi bukti komitmen Kadin Sumut dalam mendukung program MBG sekaligus memperkuat ekonomi masyarakat.
“SPPG yang diresmikan hari ini bukan sekadar tempat produksi makanan bergizi, tetapi juga simbol kekuatan ekonomi masyarakat berbasis kewirausahaan dan inovasi,” ujarnya.
Firsal menambahkan, dapur MBG diharapkan mampu menjadi pusat pengembangan ekonomi lokal, meningkatkan kualitas hidup masyarakat, serta menciptakan lapangan kerja baru. Ia juga mengapresiasi seluruh tim MBG yang telah berkontribusi dalam mewujudkan program tersebut.
Peresmian SPPG ini turut dihadiri sejumlah pejabat pemerintah, pelaku usaha daerah, serta masyarakat sekitar. Kegiatan ini diharapkan menjadi momentum untuk meningkatkan kesadaran dan partisipasi publik dalam mendukung program MBG serta memperkuat ekonomi lokal yang berkelanjutan.(red/tim)












