Deli Serdang, NusantaraTop.co – Suasana haru dan penuh duka menyelimuti Desa Suka Makmur, Kecamatan Sibolangit, Kabupaten Deli Serdang, saat ratusan warga bersama keluarga korban menggelar doa bersama dan aksi menyalakan 1.000 lilin untuk mengenang para korban kecelakaan maut di Jalur Medan-Berastagi, Selasa (21/7/2026).
Thank you for reading this post, don't forget to subscribe!Kegiatan doa bersama tersebut turut dihadiri jajaran Badan Kerja Sama Antar Gereja (BKAG) Kabupaten Deli Serdang, yakni Ketua Pdt. Timotius Suhartono, S.Th., M.Th. (GPdI) dan Sekretaris Pdt. Mangapul Sihombing, S.Th. (GSPDI) bersama pengurus BKAG Deli Serdang masa bakti 2025–2030.
Doa dipanjatkan sebagai bentuk penghormatan kepada para korban sekaligus penguatan bagi keluarga yang masih berduka akibat tragedi yang merenggut empat nyawa tersebut.
Cahaya ribuan lilin yang menerangi lokasi menjadi simbol belasungkawa, solidaritas, dan harapan agar para korban memperoleh tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa.
Tragedi kecelakaan beruntun itu terjadi di Jalur Medan-Berastagi, tepatnya di kawasan Sibolangit. Sebuah truk tronton bermuatan galon air mineral diduga mengalami gangguan pada sistem pengereman sehingga menghantam sejumlah kendaraan yang berada di depannya.

Dalam kecelakaan tersebut, truk tronton BK 8453 SG dilaporkan menabrak sedikitnya tujuh unit mobil dan satu sepeda motor, sehingga memicu tabrakan beruntun yang melibatkan lebih dari lima kendaraan.
Akibat insiden tersebut, empat orang meninggal dunia, sementara delapan korban lainnya mengalami luka-luka dan harus menjalani perawatan di rumah sakit.
Peristiwa tragis itu meninggalkan luka mendalam bagi keluarga korban sekaligus menjadi pengingat akan tingginya risiko kecelakaan di jalur Medan-Berastagi yang selama ini dikenal sebagai kawasan rawan kecelakaan lalu lintas.
Dalam doa bersama, para pemuka agama mengajak seluruh masyarakat untuk mendoakan para korban serta memohon kekuatan bagi keluarga yang ditinggalkan agar diberi ketabahan menghadapi cobaan tersebut.
Kegiatan berlangsung dengan khidmat. Warga tampak berdiri mengelilingi ribuan lilin sambil memanjatkan doa dan mengheningkan cipta sebagai bentuk penghormatan terakhir kepada para korban.
BKAG Kabupaten Deli Serdang berharap tragedi ini menjadi momentum bagi seluruh pihak, termasuk pemerintah dan instansi terkait, untuk terus meningkatkan keselamatan berlalu lintas, khususnya di jalur Medan-Berastagi, agar kejadian serupa tidak kembali terulang.
Editor: Pahotan M Hutagalung












