MEDAN, Nusantaratop.co – Alfa Chess Club Kota Medan (ACC Medan) yang tergabung dengan Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Percasi) Kota Medan dan Perkumpulan Perguruan Nasrani Medan (PPNM) buka turnamen catur beregu yang diikuti anak-anak dan remaja usia 5 hingga 19 tahun.
Pertandingan itu diikuti dari berbagai daerah yang berlangsung selama 2 hari terhitung 08 maret dan 15 maret 2025, di yayasan Perkumpulan Perguruan Nasrani Medan (PPNM), di Jln Kapten Patimura No. 16, Kec. Medan Baru, Kota Medan.
Turnamen Junior tampil pada 14 regu, yakni Benteng Robin, Bidak Sakti, Cendramata, Kuda Robin, MAN, Medan, Nasrani 1, Nasrani 2, Nasrani 3, Nasrani 4, Nasrani 5, Shadow Bishop, Subulusaam, dan Sutomo
“Turnamen ini bertujuan mengasah kemampuan strategi, ketelitian, dan sportivitas sejak usia dini,” kata Ketua ACC Medan Petrus Maxwell Doli Silalahi, Minggu (8/6/2025).
Selain berformat beregu, sambung Maxwell turnamen ini juga mengedepankan pendidikan karakter.” Setiap peserta didorong untuk saling menghormati, sportif, dan belajar dari kekalahan,” singkatnya.
Sekretaris ACC, Sianipar menambahkan total peserta yang bertanding saat ini sebanyak 42 anak-anak yang dibagi 3 kategori, SD, SMP, dan SMA. “Pertandingan saat ini, hanya sampai 5 babak aja,” jelasnya.

Baca Juga : Popkot Medan 2025 Catur : Berlangsung Sukses, Cetak Bibit Unggul
Baca Juga : Top 10 Pecatur Dunia 2025 Versi FIDE, Bagaimana Peringkat Indonesia?
Baca Juga : Dramatis Hingga Langkah Terakhir: Carlsen & Muzychuk Juara Norway Chess 2025!
Baca Juga : Percasi Kota Medan & Alfa Chess Club Sukses Buka Turnamen Catur Junior : Percasi Bakal Jaring Atlet Binaan !
Terpisah, salah satu pemain Alma Fatiha Ghassani (usia 10 tahun) dari kabupaten Deliserdang yang bersekolah di Nakamura School kota Medan turut merasa senang sebagai peserta pertandingan catur beregu itu.
“Senang banget!. Saya bisa ketemu teman-teman baru, dan bisa belajar gaya main yang beda-beda. Rasanya menegangkan tapi seru!,” kata Alma
Peserta lainnya, Christian Marlundu Nainggolan (usia 18 tahun) menambahkan, dalam bertanding tetap tenang dan fokus sama papan catur, bukan lawannya. “Jangan buru-buru. Coach (pelatih) saya bilang, catur itu soal kesabaran,”singkatnya.
Dukungan dan apresiasi turut menghiasi Suasana turnamen juga terasa hangat dengan kehadiran karangan bunga ucapan selamat dari berbagai pihak, termasuk dari Ketua Percasi Kota Medan, Immanuel Marudut Simatupang, ST, WN serta Ketua KONI Medan Perjuangan, Yoyon. Karangan bunga tersebut menghiasi bagian depan area pertandingan, menambah nuansa penghargaan bagi para peserta muda.

Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, namun juga ruang pembelajaran, pengembangan karakter, serta mempererat hubungan antarpelajar dan komunitas catur di Kota Medan. (red)
Reporter : Serena
Editor : Pahotan M Hutagalung












