Batam, NusantaraTop.co – Angin puting beliung menerjang kawasan PT VME Process Batam yang berlokasi di Jalan Tamalatea, Kelurahan Tanjung Sengkuang, Kecamatan Batu Ampar, Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau, pada Rabu (22/7/2026) sekitar pukul 10.00 WIB.
Peristiwa dramatis tersebut terekam dalam video berdurasi 1 menit 14 detik yang beredar luas di media sosial. Rekaman memperlihatkan suasana mencekam ketika angin berkecepatan tinggi menyapu area perusahaan.
Awalnya, langit di lokasi tampak menggelap sebelum hembusan angin kencang mulai menerbangkan lembaran seng.
“Habis, habis. Kencang anginnya itu,” terdengar suara seorang perekam video.
Tak lama berselang, sejumlah shelter beratapkan spandek terangkat ke udara sebelum akhirnya terhempas ke tanah akibat kuatnya pusaran angin.
Sejumlah pekerja yang semula masih berada di bawah shelter tampak panik dan langsung berlarian mencari tempat yang lebih aman setelah menyadari kondisi semakin berbahaya.
“Minggir semualah. Bahaya itu,” teriak seseorang dalam rekaman.
Teriakan peringatan lainnya pun terdengar hampir bersamaan.
“Minggir woi!” seru beberapa pekerja.
Video juga memperlihatkan pusaran angin menerbangkan berbagai material proyek di area perusahaan. Bahkan, sebuah crane yang sedang mengangkat barang tampak terguncang, sementara material yang diangkat berputar-putar akibat hempasan angin sebelum sebagian di antaranya beterbangan.
Polisi Masih Lakukan Pengecekan
Kapolsek Batu Ampar Kompol Amru mengatakan pihaknya belum dapat memberikan keterangan lengkap mengenai kejadian tersebut.
Menurutnya, Wakapolsek bersama sejumlah personel telah menuju lokasi untuk melakukan pengecekan dan mengumpulkan informasi.
“Wakapolsek beserta anggota sedang menuju lokasi,” ujar Amru singkat.
Hingga berita ini diterbitkan, belum ada informasi resmi mengenai adanya korban jiwa maupun korban luka akibat peristiwa tersebut.
PT VME Process Batam diketahui merupakan perusahaan yang bergerak di bidang perencanaan, pengadaan, dan pembangunan (engineering, procurement, and construction/EPC), khususnya untuk industri minyak dan gas (oil and gas).
Pihak berwenang masih melakukan pendataan terkait dampak kerusakan yang ditimbulkan angin puting beliung tersebut.(red)












