DaerahHukumPertanianSumut

Brimob Polda Sumut Babat Ladang Ganja 10 Hektar di Perbukitan Tor Sihite, Mandailing Natal

×

Brimob Polda Sumut Babat Ladang Ganja 10 Hektar di Perbukitan Tor Sihite, Mandailing Natal

Sebarkan artikel ini
Personel Brimob Polda Sumut saat memusnahkan ladang ganja di perbukitan Tor Sihite, Mandailing Natal, Rabu (12/11/2025). | Dok. Brimob Polda Sumut

Mandailing Natal, NusantaraTop.co — Satuan Brimob Polda Sumatera Utara melalui Batalyon C Pelopor berhasil membabat ladang ganja seluas kurang lebih 10 hektar di kawasan perbukitan Tor Sihite, Kecamatan Panyabungan Timur, Kabupaten Mandailing Natal, Rabu (12/11/2025).

Komandan Batalyon C Pelopor Sat Brimob Polda Sumut, Kompol Zaenal Muhlisin, menjelaskan operasi tersebut melibatkan 30 personel Brimob dengan dukungan perlengkapan senjata serta peralatan taktis lengkap.

“Operasi dimulai sejak dini hari pukul 04.00 WIB dengan apel pemberangkatan di Mako Batalyon C Pelopor, kemudian dilanjutkan perjalanan menuju titik lokasi melalui Desa Rau Rau Dolok, Kecamatan Tambangan,” kata Kompol Muhlisin, Kamis (13/11/2025).

Sekitar pukul 13.00 WIB, tim gabungan tiba di lokasi ladang ganja yang tersembunyi di area perbukitan terpencil. Di bawah terik matahari dan medan berat, personel Brimob dengan sigap memusnahkan ribuan batang tanaman ganja dengan cara pembakaran di tempat.

Personel Batalyon C Pelopor Sat Brimob Polda Sumut berfoto di antara tanaman ganja sebelum melakukan pembabatan dan pemusnahan ladang seluas 10 hektar di perbukitan Tor Sihite, Kecamatan Panyabungan Timur, Kabupaten Mandailing Natal, Rabu (12/11/2025). | Dok. Brimob Polda Sumut

Kegiatan pemusnahan berlangsung lancar dan diawasi langsung oleh Kompol Zaenal Muhlisin selaku pimpinan lapangan.

Melalui Dansat Brimob Polda Sumut, Kompol Zaenal menegaskan operasi ini menjadi wujud komitmen dan sinergi Brimob bersama instansi terkait dalam menindak tegas segala bentuk aktivitas ilegal yang merusak generasi muda.

“Pemusnahan ladang ganja ini adalah komitmen kami untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, serta memutus mata rantai peredaran narkotika di Sumatera Utara, khususnya wilayah Mandailing Natal yang sering menjadi lokasi penanaman ganja,” tegasnya. (red)

Tim Redaksi

Penulis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Verified by MonsterInsights