Medan, NusantaraTop.co – Tim gabungan masih melakukan proses evakuasi terhadap dua pria yang diduga tertimbun longsor di area bekas gudang PT Gunung Gahapi, Jalan KL Yos Sudarso, Kelurahan Kota Bangun, Kecamatan Medan Deli, Selasa (12/5/2026).
Proses pencarian korban berlangsung dramatis karena medan yang sulit dan kondisi tanah yang labil. Petugas terpaksa menggunakan alat berat untuk membongkar timbunan tanah yang menutup akses terowongan tempat korban diduga tertimbun.
Berdasarkan pantauan di lokasi, lubang galian yang dibuat para korban membentuk terowongan dengan kedalaman mencapai sekitar 5 meter. Mereka diketahui sedang mengorek tanah yang diduga mengandung biji timah untuk diambil.
Peristiwa nahas itu terjadi sekitar pukul 23.30 WIB. Saat proses penggalian berlangsung, tebing tanah di bagian atas tiba-tiba longsor dan langsung menimbun tubuh kedua korban.
Rekan korban yang berada di lokasi sempat panik dan berusaha meminta pertolongan kepada warga sekitar. Namun kondisi lokasi yang gelap serta minimnya peralatan membuat proses evakuasi awal mengalami kendala.
Tim Gabungan dan Alat Berat Diterjunkan
Warga yang mengetahui kejadian tersebut segera melapor kepada Kepala Lingkungan, Bhabinkamtibmas, dan Babinsa setempat agar penanganan segera dilakukan.
Pihak kepolisian kemudian berkoordinasi dengan Tim SAR Kota Medan untuk mengerahkan personel beserta perlengkapan evakuasi ke lokasi kejadian.
Hingga kini, dua unit alat berat diterjunkan guna membantu membongkar timbunan tanah yang menutup terowongan di area bekas gudang tersebut.
Kehadiran alat berat dan tim evakuasi menarik perhatian warga yang memadati sekitar lokasi kejadian untuk menyaksikan proses pencarian.
Meski pencarian terus dilakukan secara intensif, kedua korban masih belum berhasil ditemukan hingga berita ini diturunkan.
Petugas juga mengimbau masyarakat agar tidak mendekati bibir lubang galian karena kondisi tanah masih rawan longsor susulan dan dapat membahayakan keselamatan.
Sementara itu, pihak kepolisian masih melakukan pendataan identitas kedua korban serta memeriksa sejumlah saksi yang berada di lokasi saat kejadian berlangsung.
Proses evakuasi diperkirakan akan terus dilanjutkan hingga kedua korban berhasil ditemukan dan dievakuasi dari dalam lubang galian tersebut.(red)












