Medan, NusantaraTop.co – Polisi dikabarkan telah menangkap dua orang pria yang diduga terlibat dalam kasus pembunuhan Rahmadani boru Siagian (20), wanita muda yang jasadnya ditemukan dalam boks kontainer plastik di Jalan Menteng VII, Kecamatan Medan Denai, Kota Medan.
Informasi yang diperoleh menyebutkan, kedua terduga pelaku ditangkap di lokasi yang berbeda hanya beberapa jam setelah penemuan jasad korban pada Selasa (10/3/2026).
Penangkapan tersebut dilakukan oleh tim gabungan Mission Impossible Team (MIT) Subdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Sumut, bersama Satreskrim Polrestabes Medan dan Polsek Medan Area.
Kasubdit III Jatanras Polda Sumut, Kompol Jama Kita Purba, saat dikonfirmasi membenarkan adanya penangkapan terhadap dua orang pria yang diduga terlibat dalam kasus tersebut.
Namun, ia belum merinci proses penangkapan, peran masing-masing terduga pelaku, maupun motif di balik pembunuhan tersebut.
“Kami tim gabungan Jatanras Ditreskrimum Polda Sumut bekerja sama dengan Polrestabes Medan dan Polsek Medan Area. Untuk lengkapnya bisa ke Sat Reskrim,” ujar Kompol Jama Kita Purba, Rabu (11/3/2026).
Penemuan Mayat Gegerkan Warga
Sebelumnya, warga Jalan Menteng VII, Kecamatan Medan Denai, Kota Medan, Sumatera Utara, digegerkan oleh penemuan sesosok mayat perempuan di dalam boks kontainer plastik berwarna putih dengan tutup biru pada Selasa (10/3/2026) siang.
Jasad korban ditemukan di area ladang pisang di ujung permukiman warga dalam kondisi tanpa busana dan terbungkus karung serta selimut hotel Oyo.
Awalnya, warga mengira isi kontainer tersebut adalah bangkai hewan.
“Awalnya kami kira bangkai babi. Setelah dicek, ternyata manusia. Kami semua kaget,” kata Suardin, salah satu warga yang ikut melihat penemuan tersebut.
Penemuan itu kemudian dilaporkan ke pihak kepolisian. Petugas Inafis Polrestabes Medan yang tiba di lokasi langsung melakukan olah tempat kejadian perkara sebelum mengevakuasi jenazah ke RS Bhayangkara TK II Medan untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Identitas Korban Terungkap

Belakangan diketahui korban bernama Rahmadani boru Siagian (20), warga Kelurahan Gunting Saga, Kecamatan Kualuh Selatan, Kabupaten Labuhanbatu Utara.
Rahmadani merupakan perantau yang belum lama tinggal di Kota Medan. Selama ini ia diketahui bekerja di salah satu toko ponsel dan tinggal bersama orangtua sambung serta saudara tirinya.
Menurut keterangan keluarga, korban sudah dua hari tidak masuk kerja sebelum ditemukan tewas.
Bos tempatnya bekerja bahkan sempat menghubungi keluarga korban di kampung halaman karena nomor telepon Rahma tidak lagi aktif.
“Tidak masuk kerja selama dua hari. Bosnya sempat menelpon ke kampung,” ujar Nurma Siagian, kerabat korban.
Kabar duka baru diterima keluarga pada Selasa sore setelah polisi memastikan identitas korban.
Dugaan Pelaku Sempat Terlihat Warga
Sejumlah warga juga mengaku sempat melihat dua pria datang ke lokasi menggunakan sepeda motor sebelum jasad korban ditemukan.
Salah satu dari pria tersebut disebut mengenakan jaket ojek online.
“Tadi ada yang lihat dua orang naik kereta (motor), satunya pakai jaket ojol,” kata seorang warga lainnya.
Keterangan saksi ini sempat memunculkan dugaan bahwa pelaku membuang jasad korban dengan menyamar sebagai pengemudi ojek online.
Hingga kini, pihak kepolisian masih terus mendalami kasus tersebut, termasuk memeriksa saksi-saksi serta menelusuri rekaman CCTV di sekitar lokasi kejadian.
Keluarga korban berharap aparat kepolisian dapat segera mengungkap motif dan pelaku di balik kematian tragis Rahmadani Siagian.(red)
Sumber : TribunMedan
Editor : Pahotan M Hutagalung












