Italia, NusantaraTop.co — Sebuah aksi perampokan bersenjata yang sangat brutal menggemparkan Italia selatan. Sekelompok geng bertopeng bersenjata laras panjang menyerang mobil pengangkut uang di jalan raya utama State Road 613, penghubung kota Brindisi dan Lecce, Selasa pagi waktu setempat.
Aksi nekat itu terjadi Senin (9/2) sekitar pukul 08.00 pagi dan terekam kamera ponsel warga. Dalam rekaman video, terlihat situasi mencekam ketika para pelaku mengubah jalan raya sibuk tersebut menjadi bak medan perang.
Geng yang terdiri dari enam hingga sepuluh orang itu menghadang mobil uang dengan cara ekstrem. Mereka memblokade jalan menggunakan sebuah truk kecil dan van yang kemudian dibakar, menciptakan “tembok api” dan memaksa arus lalu lintas berhenti total. Sejumlah pelaku bahkan menyamar sebagai polisi dengan kendaraan berlampu rotator biru.
Mobil pengangkut uang milik BTV, anak perusahaan Battistolli Group, kemudian diledakkan menggunakan bahan peledak. Ledakan keras membuat kendaraan lapis baja itu terangkat ke udara, disertai kobaran api dan asap hitam pekat yang membubung tinggi.
Meski demikian, sistem pengaman berbasis busa di dalam kendaraan berhasil aktif, sehingga uang di dalamnya tidak dapat diambil. Sejumlah laporan menyebutkan, perampokan tersebut gagal total karena para pelaku tidak berhasil mengakses uang tunai.
Tak lama setelah ledakan, baku tembak terjadi saat patroli Carabinieri tiba di lokasi. Para pelaku bersenjata senapan Kalashnikov dan senapan shotgun melepaskan tembakan ke arah polisi. Satu mobil polisi dilaporkan terkena tiga peluru, sementara kendaraan tanpa tanda resmi dirusak saat pengejaran.
Ajaibnya, tidak ada korban jiwa maupun luka, baik dari pihak polisi, petugas keamanan, maupun warga sipil yang terjebak di lokasi kejadian.
Dalam rekaman video lainnya, terlihat sedikitnya enam pelaku mengenakan pakaian terusan hitam dan putih, bergerak di antara kendaraan sambil menenteng senjata api. Media Italia juga melaporkan beberapa pengendara lain turut dirampok saat geng tersebut melarikan diri.
Untuk menghindari pengejaran, para pelaku mencuri mobil warga, menebar paku besi di jalan guna merusak ban kendaraan polisi, dan menembus barikade aparat. Sebuah mobil Alfa Romeo akhirnya ditemukan ditinggalkan di area pedesaan.
Polisi berhasil menangkap dua tersangka, sementara sedikitnya dua pelaku lainnya masih buron. Operasi pengejaran besar-besaran kini dilakukan, termasuk penyisiran udara menggunakan helikopter.
Jalan State Road 613 sempat ditutup total di kedua arah di wilayah San Pietro Vernotico, Provinsi Brindisi, untuk proses evakuasi dan penyelidikan forensik. Lalu lintas dialihkan ke jalur alternatif oleh otoritas jalan nasional Anas.
Media Italia Sky TG24 melaporkan para pelaku diduga berasal dari kawasan Foggia, wilayah yang dikenal sebagai basis kelompok kriminal bersenjata dengan modus perampokan paramiliter.
Sekretaris Jenderal Regional Puglia dari asosiasi Un Arma, Nicola Magno, menyebut insiden ini sebagai bukti nyata tingginya risiko yang dihadapi aparat.
“Fakta bahwa patroli polisi ditembaki menunjukkan tingkat bahaya yang luar biasa. Berkat profesionalisme dan ketenangan aparat, hari ini kita tidak berbicara tentang tragedi,” ujarnya.
Pihak berwenang memastikan pengamanan diperketat di seluruh wilayah selatan Italia, dengan pos pemeriksaan tambahan hingga para pelaku berhasil ditangkap seluruhnya.(red)
Sumber : The Sun












