DaerahSumut

Jenazah Siswa Dikmata TNI yang Tewas di Rindam I/BB Dipulangkan ke Nias Barat, Penyebab Kematian Masih Diselidiki

×

Jenazah Siswa Dikmata TNI yang Tewas di Rindam I/BB Dipulangkan ke Nias Barat, Penyebab Kematian Masih Diselidiki

Sebarkan artikel ini
Keterangan Foto: Mobil ambulans membawa jenazah siswa Dikmata TNI AD Gelombang II TA 2026, Genial Gavensi Gulo, menuju kampung halamannya di Nias Barat setelah menjalani autopsi di RSUD dr. Djasamen Saragih Pematangsiantar. Penyebab kematiannya masih dalam penyelidikan.

Pematangsiantar, NusantaraTop.co – Jenazah Genial Gavensi Gulo, siswa Calon Prajurit TNI yang mengikuti Pendidikan Pertama Tamtama (Dikmata) TNI AD Gelombang II Tahun Anggaran 2026 di Rindam I/Bukit Barisan (I/BB) Pematangsiantar, diberangkatkan menuju kampung halamannya di Kabupaten Nias Barat, Selasa (21/7/2026) siang.

Sebelum dipulangkan, jenazah pemuda berusia 21 tahun itu telah menjalani proses autopsi di RSUD dr. Djasamen Saragih Pematangsiantar. Autopsi dilakukan setelah Genial ditemukan meninggal dunia dalam kondisi tergantung di area belakang Rindam I/BB.

Jenazah almarhum kemudian dibawa menggunakan mobil ambulans melalui jalur darat menuju rumah duka di Nias Barat untuk disemayamkan.

Baru Empat Hari Mengikuti Pendidikan

Komandan Rindam I/Bukit Barisan, Brigjen TNI Abdul Razak Rangkuti, mengatakan Genial Gavensi Gulo merupakan peserta Dikmata TNI AD Gelombang II TA 2026 yang baru mengikuti pendidikan selama empat hari.

“Dia siswa yang menjalani pendidikan. Baru empat hari menjalani pendidikan tamtama. Untuk penyebab kematian masih pemeriksaan. Belum bisa kita jawab, masih ada pemeriksaan-pemeriksaan,” ujar Abdul Razak.

Menurutnya, proses penyelidikan masih berlangsung sehingga pihak Rindam belum dapat menyimpulkan penyebab pasti kematian korban.

Ditemukan Pelatih

Abdul Razak menjelaskan, korban pertama kali ditemukan dalam kondisi meninggal dunia oleh salah seorang pelatih di lingkungan Rindam I/BB.

Terkait informasi yang beredar di masyarakat bahwa korban diduga mengakhiri hidupnya sendiri, Abdul Razak meminta publik menunggu hasil penyelidikan resmi.

“Yang menemukan pertama kali itu anggota (pelatih). Nah kalau hal (dugaan bunuh diri) tersebut bisa ditanyakan ke Denpom,” katanya.

Saat ini, penyelidikan atas penyebab kematian Genial Gavensi Gulo masih ditangani oleh Detasemen Polisi Militer (Denpom) I/1 Pematangsiantar.

Pihak TNI menyatakan akan menyampaikan hasil pemeriksaan setelah seluruh proses investigasi selesai dilakukan.(red)

Penulis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *