Medan, NusantaraTop.co – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional I Sumatera Utara (KAI Divre I Sumut) kembali menunjukkan komitmennya terhadap keselamatan perjalanan kereta api dengan menggelar sosialisasi bertema “Ceria Bersama Kereta Api” di Jalan Sekip, Kelurahan Sei Putih, Kota Medan, tepatnya di titik rawan KM 2+700, petak jalur Medan–Binjai.
Kegiatan ini menyasar masyarakat yang tinggal di sekitar rel kereta api, terutama di JPL No. 04, sebagai upaya meningkatkan kesadaran akan bahaya pelemparan dan vandalisme terhadap kereta api yang masih sering terjadi.
Menurut Manajer Humas KAI Divre I Sumut, M. As’ad Habibuddin, kegiatan ini dilakukan dengan pendekatan yang humanis dan partisipatif. Beragam aktivitas menarik disiapkan, mulai dari senam zumba, mini games, hingga pembagian hadiah, guna menarik minat warga sekaligus menyampaikan pesan penting secara menyenangkan.
“Kami ingin menanamkan kesadaran bahwa melempari kereta api bukan hanya perbuatan melanggar hukum, tapi juga membahayakan nyawa penumpang, masinis, dan warga sekitar jalur rel,” tegas As’ad, Rabu (2/7/2025).
16 Kasus dalam 6 Bulan, Keselamatan Jadi Prioritas
Selama periode Januari hingga Juni 2025, tercatat 16 kasus pelemparan terhadap kereta api di wilayah Divre I Sumut. Tindakan ini kerap menyebabkan kerusakan fasilitas dan berpotensi menimbulkan luka serius bahkan ancaman nyawa.
Sebagai bentuk keseriusan, KAI terus meningkatkan langkah pencegahan dengan berbagai cara:
- Koordinasi dengan TNI/Polri
- Patroli rutin di jalur rawan
- Sosialisasi di sekolah-sekolah
- Pemasangan CCTV di titik strategis
“Keselamatan adalah prioritas utama KAI. Kami tidak ingin ada korban, baik dari pihak penumpang, awak kereta, maupun masyarakat sekitar,” lanjut As’ad.
KAI berharap, pendekatan edukatif seperti ini dapat membangun kesadaran kolektif masyarakat untuk menjaga keamanan di lingkungan sekitar rel.
“Kereta api adalah milik bersama. Dengan menjaga keamanan dan ketertiban, kita turut memastikan moda transportasi ini tetap aman, nyaman, dan berkelanjutan bagi semua,” pungkas As’ad.(red)












