Medan, NusantaraTop.co – Pengurus inti Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Percasi) Sumatera Utara melakukan evaluasi kinerja semester pertama tahun 2025 serta menetapkan sejumlah agenda strategis untuk memperkuat pembinaan dan prestasi atlet catur, terutama di kalangan generasi muda.
Rapat yang digelar di Kantor Sekretariat Percasi Sumut, Rabu (16/07/2025), dipimpin langsung oleh Ketua Umum Percasi Sumut, Dr. Eddy Keleng Ate Berutu, didampingi Ketua Harian Ir. Juliski Simorangkir, MM, WN, dan dihadiri oleh sejumlah pengurus dan tokoh catur Sumut.
“Kita sudah memasuki pertengahan tahun. Hari ini kita berkumpul untuk meninjau ulang capaian kinerja dan memutuskan agenda strategis yang akan dikejar hingga akhir tahun 2025,” ujar Eddy Keleng.
Agenda Penting: Rakerda dan Turnamen Remaja
Dalam rapat tersebut, Eddy menyampaikan bahwa Percasi Sumut akan segera menggelar Rapat Kerja Daerah (Rakerda) yang akan mengundang seluruh pengurus daerah (Pengda) se-Sumatera Utara.
“Melalui Rakerda, kita akan bahas dan ambil keputusan bersama guna mempercepat gerak organisasi agar lebih terstruktur dan terorganisir,” ujarnya.
Selain itu, keputusan penting lainnya adalah penyelenggaraan Turnamen Catur Junior Percasi Sumut, yang akan digelar pada 9–10 Agustus 2025. Turnamen ini ditujukan untuk mendorong semangat para pecatur muda dan menjadi sarana pembinaan berkelanjutan.
“Kita ingin tunjukkan bahwa catur bukan sekadar hobi, tapi bisa menjadi profesi yang membanggakan dan mengharumkan nama daerah bahkan bangsa,” kata Eddy.
Kejurprov Ditunda Demi Persiapan Matang
Terkait pelaksanaan Kejuaraan Provinsi (Kejurprov), Eddy menyampaikan bahwa berdasarkan hasil evaluasi, daerah yang ditunjuk belum siap menggelar event tersebut dalam tahun ini.
“Kita memutuskan menunda Kejurprov ke tahun 2026 agar persiapannya lebih matang. Kita hargai laporan dan usaha dari daerah,” tegasnya.

Fokus pada Pembinaan dan Sekolah Catur
Percasi Sumut juga menaruh perhatian besar pada pembinaan pecatur muda. Salah satu gagasan yang dibahas adalah pendirian Sekolah Catur yang berkelanjutan dan memiliki kurikulum jelas.
“Kita ingin meniru model yang dikembangkan oleh GM Utut Adianto, membuat sekolah catur yang terstruktur dengan target kualifikasi dan pengakuan PB Percasi,” kata Eddy.
Pengurus Hadir dan Siap Kawal Agenda
Rapat turut dihadiri oleh:
- Hakrin Jefri Tua Marbun, ST, WN (Sekretaris Percasi Sumut)
- Erhan Tarmizi, WN, PN (Ketua OKK)
- Agus Sialagan, WN, PN (Ketua Perwasitan)
- Erwin Sebayang. (Anggota Bidang Pelatih)
- Edison Damanik (Anggota OKK)
- Johasman Tarigan (Bidang Hukum & Disiplin)
- Albifen Parapat, WN (Ketua Bidang Catur Pelajar/Sekolah)
- Pahotan Hutagalung (Humas)
- Maruhum EN Manalu (Master Nasional)
Dengan berbagai langkah konkret ini, Percasi Sumut optimis dapat melahirkan pecatur-pecatur muda berprestasi yang siap bersaing di tingkat nasional dan internasional. (red)
Lipt & Editor : Pahotan M Hutagalung












