DaerahHukumSumut

Sadis! Tiga Pemuda Begal dan Tikam Cleaning Service di Medan demi Beli Narkoba

×

Sadis! Tiga Pemuda Begal dan Tikam Cleaning Service di Medan demi Beli Narkoba

Sebarkan artikel ini
Foto ilustrasi/karikatur : Tiga orang begal seorang cleaning service di Medan/NusantaraTop.co

Medan, NusantaraTop.co – Aksi keji kembali terjadi di Kota Medan. Seorang wanita pekerja cleaning service bernama Serly (44) menjadi korban pembegalan sadis oleh tiga pemuda pada Jumat pagi (4/7/2025) saat hendak berangkat kerja. Tak hanya dirampok, korban juga ditikam dengan senjata tajam oleh para pelaku yang kemudian menjual sepeda motornya demi membeli narkoba.

Kanit Reskrim Polsek Medan Area, Iptu Dian Simangunsong, menjelaskan bahwa peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 05.50 WIB di Jalan Sempurna Ujung, Kecamatan Medan Denai. Saat itu korban tengah dalam perjalanan menuju tempat kerjanya di Jalan Listrik Medan.

“Korban berangkat dari rumahnya di Medan Amplas menuju tempat kerja sebagai cleaning service di sebuah perusahaan swasta,” kata Iptu Dian, Kamis (10/7).

Tiga Pelaku Diringkus, Dua Ditembak karena Melawan

Setelah menerima laporan, polisi bergerak cepat dan berhasil menangkap tiga pelaku pada Rabu (9/7), yakni Maulana Putra Siregar (21), M Farhan Saleh Pulungan (22), dan seorang remaja berinisial RA (18).

Penangkapan Maulana dan RA dilakukan di sebuah rumah kontrakan di Jalan Jermal VII. Dalam penggerebekan itu, polisi juga menyita pisau dan obeng yang digunakan untuk menikam korban. Berdasarkan pengakuan, mereka beraksi bersama Farhan yang kemudian ditangkap di rumah orang tuanya di lokasi yang sama.

“Farhan juga mengendarai motor saat mereka beraksi. Motor itu ikut kita amankan,” jelas Dian.

Peran dan Motif Mengerikan

Setiap pelaku memiliki peran:

  • Maulana menikam korban dengan pisau
  • RA menusuk dengan obeng dan membawa kabur motor korban
  • Farhan berperan sebagai joki motor saat melancarkan aksi bejat mereka

Setelah kejadian, motor korban dijual oleh RA kepada pria berinisial A (masih buron/DPO) seharga Rp 4,5 juta. Uang hasil penjualan kemudian dibagi rata, masing-masing pelaku mendapatkan Rp 1,3 juta, dan sisanya dibelikan narkoba untuk dikonsumsi bersama.

Coba Kabur, Dua Pelaku Ditembak

Drama tak berhenti di sana. Saat hendak menunjukkan lokasi penadah motor, Maulana dan RA justru berusaha melarikan diri dengan mendorong petugas dari motor dan melompat ke tanah garapan. Meski telah diberikan dua kali tembakan peringatan, keduanya tetap nekat melarikan diri.

“Akhirnya, kami lakukan tindakan tegas terukur dengan menembak kaki kedua pelaku,” ujar Iptu Dian.

Setelah mendapat perawatan di RS Bhayangkara TK II Medan, ketiga pelaku langsung digelandang ke Mapolsek Medan Area untuk proses hukum lebih lanjut.

Anggota Geng ‘S2BT’

Diketahui, ketiga pelaku merupakan bagian dari kelompok kriminal jalanan yang menamakan diri mereka S2BT alias Simple Simple Brother Team.

“Kami masih mendalami keberadaan kelompok ini dan jaringan mereka,” pungkas Dian. (red)

Penulis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Verified by MonsterInsights