Tebing Tinggi, NusantaraTop.co – Kamis, 22 Januari 2026
Sebanyak sembilan orang meninggal dunia dalam insiden tabrakan maut antara kereta api dan sebuah mobil di perlintasan kereta api Jalan Abdul Hamid, Kelurahan Tebing Tinggi, Kecamatan Padang Hilir, Kota Tebing Tinggi, Rabu (21/1/2026) malam.
Korban merupakan penumpang mobil Toyota Avanza warna abu-abu bernomor polisi BK 1657 ABP yang tertabrak kereta api di perlintasan sebidang. Akibat benturan keras, mobil tersebut terseret sejauh kurang lebih 300 meter dari titik awal kejadian.
Kabid Humas Polda Sumatera Utara, Kombes Pol Ferry Walintukan, menjelaskan bahwa kendaraan tersebut mengangkut sembilan orang penumpang dan seluruhnya menjadi korban dalam peristiwa tragis tersebut.
“Delapan orang dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian, sementara satu korban lainnya yang merupakan pengemudi mobil sempat mendapatkan perawatan intensif di RS Bhayangkara Kota Tebing Tinggi sebelum akhirnya dinyatakan meninggal dunia. Dengan demikian total korban meninggal dunia berjumlah sembilan orang,” ujar Ferry, Kamis (22/1/2026).

Berdasarkan data kepolisian, korban terdiri dari dua laki-laki dewasa, satu anak laki-laki, satu anak perempuan, serta lima perempuan dewasa. Adapun identitas korban meninggal dunia yakni:
-
Abdul Kadir Zaelani (42), warga Medan Marelan
-
Rizal (59), warga Desa Sigara-gara
-
Daratul Lailla (50), warga Delitua
-
Risnawati (57), warga Delitua
-
MH (4), warga Delitua
-
RA (6), warga Delitua
-
Asrah (80), warga Delitua
-
Sri Devi (41), warga Medan Marelan
-
R (41), warga Medan
Ferry mengungkapkan, sebelum kecelakaan terjadi, para korban diketahui tengah dalam perjalanan untuk mengunjungi keluarga di Kota Tebing Tinggi.
Sebagai bentuk kepedulian dan pelayanan Polri kepada masyarakat, Direktorat Lalu Lintas Polda Sumut memfasilitasi proses pemulangan seluruh jenazah ke Kota Medan.
“Seluruh jenazah korban akan dibawa ke Kota Medan menuju alamat rumah duka masing-masing menggunakan ambulans. Pengawalan juga difasilitasi oleh Direktorat Lalu Lintas Polda Sumut bersama Polres jajaran sebagai bentuk bantuan dan pelayanan kepada masyarakat yang sedang tertimpa musibah,” pungkas Ferry.(red)












