Medan, NusantaraTop.co – Aula Madinatul Hujjaj Asrama Haji Medan dipenuhi lantunan takbir, doa, dan air mata haru saat pelepasan jamaah calon haji Kloter 13 Embarkasi Medan asal Kabupaten Labuhanbatu Utara dan Kabupaten Labuhanbatu, Rabu (6/5/2026).
Sebanyak 355 dhuyufurrahman resmi diberangkatkan menuju Tanah Suci untuk menunaikan ibadah haji musim 1447 Hijriah/2026 Masehi. Para jamaah membawa harapan besar menjadi haji mabrur sekaligus amanah keluarga dan doa masyarakat kampung halaman.
Prosesi pelepasan berlangsung khidmat dengan kehadiran langsung Hendri Yanto Sitorus bersama Wakil Bupati Labura Samsul Tanjung.
Turut hadir Maya Hasmita didampingi Wakil Bupati Labuhanbatu Jamri, jajaran Forkopimda, tokoh agama, hingga keluarga jamaah yang memadati kompleks asrama haji.
Kakanwil Ingatkan Jemaah Jaga Akhlak dan Kesabaran
Dalam arahannya, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Sumatera Utara, Zulkifli Sitorus, menegaskan bahwa ibadah haji bukan sekadar perjalanan fisik, tetapi ibadah total yang menuntut kesabaran, keikhlasan, dan pengendalian diri.
Ia mengingatkan jamaah agar menjaga perilaku selama berada di Tanah Suci sebagaimana firman Allah SWT: falaa rafatsa walaa fusuuqa walaa jidaala fil hajj yang berarti tidak berkata kotor, berbuat maksiat, maupun berbantah-bantahan selama pelaksanaan ibadah haji.
“Jaga semangat, kesehatan, dan kekuatan selama menjalankan ibadah. Semoga Allah SWT memberikan kemudahan dan keberkahan sehingga seluruh jamaah dapat menunaikan ibadah haji dengan baik, aman, sesuai syariat, dan kembali dengan predikat haji mabrur,” ujar Zulkifli Sitorus.
Penyerahan Pataka Merah Putih
Momen penuh makna terjadi saat penyerahan pataka Merah Putih kepada pimpinan kloter oleh Bupati Labuhanbatu Utara bersama Wakil Bupati Labura dan Wakil Bupati Labuhanbatu.
Penyerahan bendera tersebut menjadi simbol bahwa para jamaah berangkat tidak hanya sebagai individu, tetapi juga membawa nama baik bangsa Indonesia di hadapan jutaan umat muslim dunia.
Selanjutnya, proses keberangkatan jamaah ditangani pihak Garuda Indonesia bersama Panitia Penyelenggara Ibadah Haji dan P3IH Embarkasi Medan menuju Bandara Internasional Kualanamu sebelum terbang ke Tanah Suci.
Simbol Pengorbanan dan Keikhlasan
Pelepasan Kloter 13 juga menjadi simbol kuat sinergi pemerintah daerah dalam mendukung pelayanan jamaah haji.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Asisten Administrasi Umum Sekretariat Daerah Provinsi Sumatera Utara Muhammad Suib, Ketua DPRD Labura Rimba Bertuah Sitorus, Sekda Labura Susi Asmarani, Kepala Kemenag Labura dan Labuhanbatu, Ketua Baznas Labura, Ketua LASQI Labura, serta jajaran PPIH Embarkasi Medan.
Dari Asrama Haji Medan menuju Tanah Suci, Kloter 13 membawa ratusan kisah perjuangan dan pengorbanan. Ada jamaah yang menabung puluhan tahun, ada yang berangkat menggantikan orang tua yang telah wafat, hingga jamaah lanjut usia yang tetap semangat menyempurnakan rukun Islam kelima.
Doa masyarakat Labuhanbatu Raya pun mengiringi keberangkatan mereka agar seluruh jamaah diberi kesehatan, kemudahan ibadah, dan kembali ke tanah air sebagai haji mabrur. (red)
Laporan : Dara Mustika
Editor : Pahotan M Hutagalung












