DaerahHukum

Tragis! Guru SD di Dumai Tewas Ditusuk Mantan Pacar, Pelaku Meninggal Usai Minum Racun Rumput dan Pertalite

×

Tragis! Guru SD di Dumai Tewas Ditusuk Mantan Pacar, Pelaku Meninggal Usai Minum Racun Rumput dan Pertalite

Sebarkan artikel ini
Tika Plorentina Simanjuntak (26), seorang guru di Sekolah Dasar (SD) Santo Tarcisius Dumai, Riau, tewas dibunuh mantan pacarnya, BM, di Kelurahan Bukit Datuk, Kecamatan Dumai Selatan, Kota Dumai, Riau, Kamis (12/3/2026). (Foto Kolase : Facebook)

Dumai, NusantaraTop.co – Kasus tragis menimpa seorang guru Sekolah Dasar di Kota Dumai, Riau. Tika Plorentina Simanjuntak (26), wali kelas di SD Santo Tarcisius Dumai, tewas dibunuh oleh mantan kekasihnya berinisial BM (27).

Peristiwa pembunuhan itu terjadi di rumah kontrakan korban di Gang Horas, Kelurahan Bukit Datuk, Kecamatan Dumai Selatan, Kamis (12/3/2026).

Kapolres Dumai AKBP Angga Herlambang menjelaskan, pelaku BM juga meninggal dunia setelah sebelumnya mencoba mengakhiri hidupnya dengan menenggak racun rumput dan bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite saat melarikan diri.

Tika Plorentina Simanjuntak 26 seorang guru di Sekolah Dasar SD Santo Tarcisius Dumai Riau tewas dibunuh mantan pacarnya BM 27 di Kelurahan Bukit Datuk Kecamatan Dumai Selatan Kota Dumai Riau Kamis 1232026 Foto masa lalu keduanya saat masih berpacaran

“Tersangka meninggal dunia pada pagi pukul 08.06 WIB. Meninggal di rumah sakit setelah sempat dirawat,” kata AKBP Angga dalam keterangannya, Sabtu (14/3/2026).

Menurut Angga, pelaku belum sempat dimintai keterangan secara lengkap karena kondisinya kritis saat diamankan.

“Pelaku ini coba bunuh diri saat melarikan diri dengan minum racun rumput dan pertalite. Makanya begitu diamankan langsung dibawa ke rumah sakit,” jelasnya.

BM akhirnya meninggal dunia setelah menjalani perawatan medis di RSUD Dumai.

Motif Diduga Cinta Segitiga

Petugas kepolisian melakukan proses identifikasi dan olah tempat kejadian perkara TKP di lokasi pembunuhan guru SD Tika Plorentina Simanjuntak di rumah kontrakan korban di Kelurahan Bukit Datuk Kecamatan Dumai Selatan Kota Dumai Riau

Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, pembunuhan diduga dipicu masalah asmara. Pelaku diketahui merupakan mantan kekasih korban yang merasa sakit hati karena korban menjalin hubungan dengan pria lain.

Pada Rabu (11/3/2026) sore, korban sempat menghubungi kekasih barunya, David Sitorus (26), untuk datang menemaninya di rumah kontrakan karena pelaku BM dikabarkan akan datang.

Sekitar pukul 17.10 WIB, David tiba di rumah kontrakan korban. Saat itu korban sedang bersiap untuk keluar bersama David guna menganalisis nilai ujian murid.

“Korban masuk ke kamar mandi untuk mandi, sementara David Sitorus menunggu di ruang tamu,” ujar Angga.

Tak lama kemudian, pelaku BM datang dan langsung masuk ke rumah kontrakan korban. Ia menanyakan kepada David mengenai hubungan mereka.

David mengaku bahwa dirinya sedang berpacaran dengan korban. Mendengar hal itu, pelaku tidak terima dan mengaku masih memiliki hubungan dengan korban.

Korban kemudian keluar dari kamar mandi dan menemui pelaku untuk mengklarifikasi hubungan tersebut.

“Korban menyampaikan bahwa dirinya memang sedang berpacaran dengan pelapor, lalu meminta pelaku untuk pulang,” kata Kapolres.

Korban Ditemukan Tewas Ditusuk

Tika Plorentina Simanjuntak 26 seorang guru di Sekolah Dasar SD Santo Tarcisius Dumai Riau tewas dibunuh mantan pacarnya BM di Kelurahan Bukit Datuk Kecamatan Dumai Selatan Kota Dumai Riau Kamis 1232026 Foto Facebook
MANTAN PACAR IKUT TEWAS Tika Plorentina Simanjuntak 26 seorang guru di Sekolah Dasar SD Santo Tarcisius Dumai Riau tewas dibunuh mantan pacarnya BM FOTO di Kelurahan Bukit Datuk Kecamatan Dumai Selatan Kota Dumai Riau Kamis 1232026

Setelah pertemuan tersebut, korban dan David sempat keluar dari rumah kontrakan. Sementara pelaku menuju mobilnya yang terparkir di sekitar masjid tidak jauh dari lokasi kejadian.

Keesokan harinya, Kamis (12/3/2026) pagi, David kembali datang ke rumah korban untuk mengecek kondisi Tika sebelum berangkat mengajar.

Setelah sempat berpamitan, David kemudian pergi bekerja. Namun pada pukul 08.37 WIB, ia mendapat kabar bahwa Tika ditemukan meninggal dunia dengan sejumlah luka tusukan.

David kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Polres Dumai.

Tim Identifikasi dan Satreskrim Polres Dumai yang tiba di lokasi langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan memastikan korban tewas akibat pembunuhan.

Tak lama setelah penyelidikan dilakukan, polisi berhasil menangkap pelaku BM. Saat diamankan, pelaku sempat mengakui perbuatannya, namun kondisinya kritis karena telah menenggak racun rumput dan Pertalite.

BM kemudian dirawat di RSUD Dumai hingga akhirnya meninggal dunia pada Jumat (13/3/2026) pukul 08.06 WIB.

Diketahui, korban dan pelaku sebelumnya menjalin hubungan asmara selama sekitar delapan tahun sejak masih duduk di bangku SMA.

Dengan meninggalnya pelaku, proses hukum terhadap kasus tersebut tidak dapat dilanjutkan. (red)

Penulis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Verified by MonsterInsights