Yerusalem, NusantaraTop.co — Umat Kristen Ortodoks dari berbagai penjuru dunia merayakan ritual sakral Holy Fire di Church of the Holy Sepulchre, Sabtu (11/4/2026). Perayaan ini berlangsung khidmat dan penuh haru, menandai momen penting menjelang Hari Paskah.
Ribuan peziarah memadati gereja yang diyakini sebagai lokasi makam Yesus Kristus. Dalam prosesi tersebut, Patriark Ortodoks memasuki ruang makam untuk melakukan doa khusus, sebelum api suci diyakini muncul secara ajaib.
Api yang disebut sebagai “Holy Fire” itu kemudian dibagikan kepada umat melalui lilin, dan dengan cepat menyebar ke seluruh penjuru gereja. Suasana pun dipenuhi cahaya dan doa dari para jemaah yang hadir.
Tahun ini, perayaan berlangsung dengan lebih leluasa setelah otoritas Israel melonggarkan pembatasan akses bagi umat yang ingin beribadah di wilayah Yerusalem Timur.

Ritual Holy Fire sendiri merupakan tradisi kuno yang telah berlangsung selama berabad-abad dan menjadi simbol kebangkitan, harapan, serta cahaya ilahi bagi umat Kristen Ortodoks di seluruh dunia.
Selain menjadi momen spiritual, perayaan ini juga menarik perhatian dunia karena keunikan dan nilai historisnya yang tinggi.(red)
Editor : Pahotan M Hutagalung
Sumber : Reuters












